Buku Kumpulan Arsip Kulgram Rumah MSDM sudah bisa dipesan.

Tanpa terasa, waktu telah berlalu dengan demikian cepat sejak kita meluncurkan project buku kumpulan Kulgram Rumah MSDM sejak bulan April tahun ini (2017). Proses pembuatan buku sudah mendekati proses akhir, yaitu proses cetak.

Buku Kulgram Rumah MSDM berisikan kumpulan 40 Kulgram yang telah dilaksanakan di Rumah MSDM. Buku yang berisikan ilmu dan pengalaman ‘best practice’ berkaitan dengan MSDM tentunya penting untuk dimiliki oleh kalangan yang berminat akan MSDM. Buku ini akan memperkaya kita dengan pengetahuan akan hal-hal yang berkaitan dengan MSDM dan tentunya bisa menjadi rujukan yang terpercaya. Karena dibawakan oleh para pemateri yang memiliki dasar teori atau praktek yang dapat dipertanggungjawabkan.

1 (satu) set buku Kulgram Rumah MSDM terdiri dari 4 (empat) buku yang disusun dengan layout yang menarik dan ditulis ulang oleh pemateri dengan tujuan untuk penyempurnaan materi sehingga lebih menarik untuk dibaca dengan tidak mengubah konteks yang telah disajikan melalui Kulgram.

 

Daftar Pemateri dan Topik
  1. Peran, Tanggung Jawab dan Kontribusi Fungsi MSDM dalam Sebuah Korporasi
    Bapak Achmad S Ruky
    Dalam kenyataan sehari-hari, masih banyak kekeliruan persepsi dan harapan (ekspektasi) tentang peran, tanggung jawab dan kontribusi manajer atau direktur SDM sebuah organisasi.
  2. People Analytics
    Bapak Heru Wiryanto
    Tujuan dari proses Analytics adalah HR akan lebih dapat proaktif dan melakukan prediktif ke depan, lebih cepat dalam menangani masalah, lebih produktif dan efisien dalam penggunaan sumber daya.
  3. Strategi Remunerasi
    Bapak Satya Radjasa
    Strategi remunerasi yang baik mempunyai direct, tangible dan measurable impact untuk perusahaan.
  4. Etika Profesional MSDM
    Ibu Nani Koespriani
    Profesional MSDM akan dipandang penting di organisasi kalau kita menjalankan dan menunjukkan sikap dan perilaku serta integritas sesuai etika profesi MSDM.
  5. Human Resources Business Partner (HRBP)
    Bapak Joris de Fretes
    Karena terlalu sibuk dengan administrasi dan urusan internal HR, seringkali kita gagap ketika harus diskusi persoalan sales, marketing, produksi dan bisnis secara keseluruhan.
  6. Kupas Tuntas SKKNI MSDM
    Bapak Yunus Triyonggo
    MSDM adalah profesi dan sebagai profesi maka MSDM harus memiliki standar kompetensi yang obyektif, relevan, terukur dan mampu telusur.
  7. Kepemimpinan yang Bersumber Kearifan Nusantara
    Bapak Karno Subrata
    Nilai kepemimpinan dengan bersumber kearifan lokal memiliki muatan yang luar biasa dan akan menjadi pedoman yang tidak akan hilang ditelan waktu apabila dilestarikan sebagai tata daya upaya.
  8. Pengenalan Dasar Rekrutmen dan Seleksi
    Bapak Wing Antariksa
    Apabila kita tidak mempekerjakan orang yang tepat atau tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi, maka dampak dan biaya yang ditimbulkan sangatlah tinggi.
  9. “Para Profesional MSDM, Biasakanlah Berbicara Menggunakan Data”
    Bapak Achmad S Ruky
    Data yang kita peroleh dan olah akan sangat membantu kita dalam mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi baik pada saat ini atau akan dihadapi di masa depan.
  10. Human Capital Strategy
    Bapak Heriyanto AP
    HC Strategi menjadi sebuah cara menjalankan sebuah rencana jangka panjang yang dibuat secara systematis dan dijalankan secara stages, yang dibuat align dengan strategi perusahaan, sehingga dapat menjadi pendorong dari pencapaian objective dari perusahaan.
  11. Membangun Unit Kerja MSDM (Multi Generasi di Tempat Kerja)
    Bapak Bambang Yapri
    Bangun tim dengan keberagaman menjadi salah satu kata kunci sehingga blind spot bisa agak tertutupi.
  12. HC Data Analytics Telkom Group From Concept to Realization
    Bapak Dwi Heriyanto
    Human Capital Analytics (HC Analytics) dinilai memiliki peluang yang sangat besar dalam proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan human capital yang jauh lebih efektif serta terhindar dari resiko adanya keputusan yang berakibat fatal dan menimbulkan kerugian atau tidak tercapainya tujuan bisnis yang telah dicanangkan.
  13. Pengelolaan Pengupahan Karyawan Non Staf
    Bapak Urbanus Nangoy
    Pengelolaan pengupahan non staf merupakan hal penting untuk dikuasai praktisi SDM, terutama dalam industri yang padat karya, karena umumnya biaya tenaga kerja ini menjadi salah satu komponen utama dalam perhitungan biaya produksi selain bahan dan alokasi biaya alat.
  14. Employee Value Proposition
    Bapak Denny Turner
    Melalui EVP lah perusahaan dapat menciptakan “value proposition” yang dapat menarik hati para talents, baik untuk pekerjaan saat ini dan di masa depan.
  15. Implementasi Sertifikasi Profesi berbasis SKKNI di Perusahaan – PT Spindo, Tbk
    Bapak Anton Subagiyanto
    Esensi dari profesi HR adalah performance di perusahaan. Apakah dengan kompetensi kita (sertifikat yang disebutkan), kita bisa memberikan kontribusi yang significant terhadap produktivitas perusahaan.
  16. Learning and Development Trend
    Ibu Susanna Hartawan
    Saat ini program L&D bisa diukur dari sudut pandang bisnis seperti efisiensi, process/quality improvement, productivity dan sebagainya.
  17. Korelasi Pengelolaan Employee Relations terhadap Produktivitas Kerja
    Bapak Luqman Fauzi
    Leadership skills yang baik juga diperlukan untuk dapat membangun Employee Relations yang kondusif bagi produktivitas kerja karyawan.
  18. Manfaat Strategis Pembentukan LSP P1 Studi Kasus PT. Vale Indonesia, Tbk
    Bapak Bernadus Irmanto
    Kompetensi berkorelasi secara positif dengan kinerja (put aside other factor). Oleh karena itu, pada saat kita mendefinisikan standard kompetensi, kita juga harus memikirkan dan mendefinisikan indikator kinerja yang diharapkan apabila seorang karyawan bisa memenuhi standar kompetensi tersebut.
  19. Merancang Struktur Organisasi (Designing Organization Structure)
    Bapak Achmad S Ruky
    Perancangan struktur organisasi operasional dilakukan pada tahap dimana strategi mulai diimplementasikan dan organisasi akan mulai bergerak/bekerja seperti direncanakan.
  20. Developing Career Path for Medium and Small Enterprise
    Ibu Retno Dwiyanti Setyaningsih
    Faktor yang sangat membedakan antara perusahaan kecil dengan perusahaan besar dalam menerapkan Career Path adalah ketersediaannya posisi untuk para Talent yang akan ditransfer atau dipromosi.
  21. Implementasi FlexBen dalam Perspektif Total Reward
    Bapak Alex Denni
    Absolute must dalam hal implementasi flexben adalah system yang sound, termasuk dukungan technology dan komunikasi yang baik kepada karyawan. Sedangkan absolute must not adalah adanya pilihan untuk menghilangkan core atau mandatory benefit.
  22. Talent Management: A “Strictly Business” Approach
    Ibu Sandra Sahupala
    Manusia itu lebih kompleks daripada bahan baku produk dan harus dikelola sebaik-baiknya agar dapat ditarik (attract) dan dipelihara (retain) dalam organisasi. Manusia memerlukan perhatian yang sangat fokus dan dikelola dengan praktek pengelolaan yang khusus yaitu yang disebut Talent Management.
  23. Workforce Scorecard Sebagai Sistem Pengukuran Kinerja
    Ibu Anggraini Sukmawati
    Kehadiran Workforce Scorecard dianggap penting manakala perusahaan membutuhkan strategi bisnisnya bisa diimplementasikan dengan tepat.
  24. Change Management
    Ibu Sandra Kosasih
    Elemen manusia merupakan bagian yang memiliki resistensi (penolakan) paling besar. Sehingga sangat logis potensi resistensi paling besar juga harus diantisipasi dengan pendekatan yang paling jitu agar terdapat pandangan yang positif terhadap perubahan, bahkan siap menjadi bagian di dalamnya. Di sinilah perlunya Change Management.
  25. Coaching for High Performance
    Ibu Lyra Puspa
    Coaching akan menjadi sangat efektif terhadap kinerja organisasi manakala coaching sudah menjelma menjadi sebuah culture.
  26. Pengenalan Dasar Pembuatan Program “Learning and Development”
    Bapak Benny Rachmadin
    Kinerja sebuah perusahaan merupakan gambaran kualitas dari karyawan yang ada di dalam organisasi, disinilah peran L&D bermain, yaitu untuk bisa berkontribusi dalam mengembangkan kualitas karyawan seiring dengan perkembangan dinamika bisnis.
  27. Menerapkan Analisis Prediktif dalam MSDM
    Bapak Heru Wiryanto
    Analisis Prediktif adalah penggunaan teknologi yang mempelajari pola dari data yang ada dan menggunakan ini untuk meramalkan perilaku individu di masa depan.
  28. Program Magang di Perusahaan
    Bapak Miftahuddin Amin
    Program pemagangan yang baik akan dapat memperkuat ikatan emosional antara Perusahaan dengan masyarakat sekitar. Dengan kata lain, program magang yang dilaksanakan juga dapat mendukung program CSR perusahaan.
  29. Konsep dan Implementasi Management Trainee
    Bapak Bambang Yapri
    Konsep MT merupakan program pemagangan kerja yang diakselerasi secara khusus untuk mendapatkan tenaga kerja profesional di perusahaan tertentu dengan ciri khusus dan sesuai kebutuhan spesifik perusahaan tertentu.
  30. Langkah Pelaksanaan Analisa Jabatan
    Bapak Felix
    Analisis Jabatan, sebagai salah satu aktivitas mendasar dari pengelolaan SDM, seyogyanya dilakukan dengan sebuah tujuan dan berkelanjutan. Sehingga dengan demikian dapat terukur dampak dari aktivitas yang dilakukan (tentunya dengan dukungan data).
  31. Ketrampilan Pengelolaan SDM pada UMKM
    Ibu Nina Kurnia Dewi
    UMKM harus paham benar, kapan saatnya merekrut pegawai, mulai menggaji diri sendiri, meningkatkan kompetensi karyawan, kompetensi diri sendiri dan tentu saja menambah pengetahuan bidang pengelolaan SDM.
  32. Giving Feedback, Gampang tapi Susah
    Bapak Adam Armansyah
    Proses pemberian feedback yang efektif dimulai dengan memberikan klarifikasi mengenai maksud pembelajaran (atau tujuan) kepada karyawan bahwa aktivitas yang akan mereka lakukan dan kriteria keberhasilan yang mereka perlu perhatikan.
  33. Proses Rekrutmen di Industri Otomotif
    Bapak Ainur Rofik
    Bagian penting dalam proses rekrutmen: tepat waktu, tepat jumlah dan tepat spesifikasi
  34. Driving Competitiveness Through Salary Survey
    Bapak Sigit Hadiawan
    Dari berbagai survey, gaji/kompensasi/remunerasi menempati posisi teratas dalam Attraction, Retention dan Motivation (engagement) factors dari karyawan dalam bekerja, dimana baru selanjutnya ada faktor leadership, corporate image, career advancement, job security dan lain sebagainya.
  35. Mengendalikan Hutang Perusahaan Kepada Karyawan
    Bapak I Gde Eka Sarmaja
    HR dan Finance bisa bersinergi untuk memanfaatkan informasi PSAK 24 untuk membantu manajemen dan pemegang saham mengoptimalkan value perusahaan, disisi lain, dengan strategi pendanaan dan komunikasi yang tepat, karyawan merasa bahwa masa depan pensiun mereka dikelola dengan baik.
  36. Intimacy in Succession Planning – Knowing Your Talent In and Out
    Bapak Bernardus Irmanto
    Dalam konteks succession planning, continuous feedback sangat penting untuk memastikan bahwa talent mendapatkan masukan tentang kinerja mereka, tentang linkage dari development yang mereka terima dengan kinerja yang diharapkan, dan sekaligus mempunyai kesempatan untuk “aligning” ekspektasi mereka tentang karir.
  37. Kampanye Budaya Kerja Baru (Implementasi di 7 Negara)
    Bapak Tosi Fajar
    Berbekal pengetahuan dengan membaca beberapa literatur dan best practices, kami membuat sebuah Strategi Kampanye yang terdiri dari 3 komponen, yaitu Education, Experience, Evaluation (3Es).
  38. Membangun Kredibilitas MSDM Di Lingkungan Perusahaan Multinasional
    Bapak Dani Daksinaputra
    Bekerja di lingkungan perusahaan Multinational yang terdiri dari berbagai bangsa, maka kita perlu memiliki pengetahuan tentang ‘Cultural Spectrum’ guna memahami pola interaksi yang efektif dengan rekan-rekan ekspatriat.
  39. Industrial Relations: Bersinergi dengan Serikat Pekerja
    Ibu Sri Wahyuningsih
    Jadi jangan buang-buang energi untuk mengalahkan serikat pekerja karena SP adalah anggota keluarga perusahaan juga, lebih baik berinvestasi meng empower serikat pekerja sehingga manajemen bisa bersinergi dengan serikat pekerja untuk sama-sama menciptakan iklim kerja yang produktif demi kemajuan bersama.
  40. Complex Problem Solving
    Bapak Don Sadana
    Penggunaan metode SSM dapat membantu untuk menjelaskan pola pikir manusia yang kompleks, terutama yang berkaitan dengan perilaku, respon terhadap suatu permasalahan yang hadir.

Pemesanan

Jika bapak dan ibu tertarik untuk memiliki buku Kulgram Rumah MSDM, berikut adalah informasi mengenai cara pemesanan :

  1. Isi form di bawah ini
  2. Melakukan pembayaran sesuai dengan total biaya ke : Rekening BCA no 2301 4133 61 an. Indria Ratna Hapsari
  3. Mengirimkan bukti pembayaran ke inservice@rumahmsdm.com

Apabila ada pertanyaan mengenai pemesanan buku, bisa mengirimkan email ke inservice@rumahmsdm.com

Terima kasih,
In Service

Catatan:

  1. Harga buku @ Rp. 360.000,- per set
  2. Berikut adalah estimasi biaya pengiriman ke kota-kota besar di Indonesia dengan menggunakan tarif TIKI, regular dan berat 2 kg:
    1. Jakarta Rp. 18.000,-
    2. Surabaya Rp. 38.000,-
    3. Jogjakarta Rp. 34.000,-
    4. Batam Rp. 54.000,-
    5. Balikpapan Rp. 78.000,-
    6. Bandung Rp. 20.000,-
    7. Medan Rp. 58.000,-

Buku akan dikirimkan setelah acara peluncuran Buku Kulgram Rumah MSDM yang akan diadakan pada awal bulan Januari 2018.

Update 21 November 2017: Kami mohon maaf Karena saat ini pemesanan sudah memenuhi kuota 100 buku. Data bapak/ibu akan tetap kami simpan sehingga bapak/ibu tetap memiliki kesempatan untuk memiliki buku Kulgram Rumah MSDM (limited edition) apabila terdapat pemesan yang tidak melakukan pembayaran sampai batas waktu yang ditentukan.


Pemesanan Ditutup. Semua Buku Edisi Terbatas Habis Terjual. Sampai Jumpa di Edisi Selanjutnya.