Acara Rumah MSDM ini diadakan untuk meluncurkan Buku Kumpulan Kulgram Rumah MSDM dan Silaturahmi bersama. Dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2018 di Serendipity Cafe, Jalan Suryo, Jakarta.

In Service berfoto bersama Bapak Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Acara dimulai pukul 9:30 dengan ramah tamah. Disediakan jamu tradisional, lengkap bersama dengan “mbok jamunya”. Dalam ramah tamah ini para tamu saling bercengkrama layaknya sahabat satu angkatan akademi yang sudah lama tidak bertemu karena tugas. Guyub dan menyenangkan.

Acara digawangi oleh Bapak Andry Lie, yang dengan penuh semangat berkenan membantu kami, In Service, untuk menjadi MC pada acara ini.

MC Andry Lie membawakan acara Peluncuran Buku Kulgram Rumah MSDM dan Silaturahmi.

Beberapa menit setelah Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Bapak Muhammad Hanif Dhakiri datang, dan disambut oleh Tim dari Rumah MSDM, berfoto sejenak di welcome area, acara dimulai.

MC menginformasikan beberapa hal, mengenai Instagram competition dengan hadiah Buku Kumpulan Kulgram. Selain itu diinformasikan juga bahwa tidak diperbolehkan untuk posting gambar di group chat Rumah MSDM. Dan informasi mengenai acara ini “free of charge” namun karena beberapa Bapak dan Ibu yang ingin memberikan donasi maka disediakan tempat donasi berupa gembor. (gem·bor1 n ceret besar, ujung pancurannya bertutup corong yang diberi lubang-lubang kecil, dipakai untuk menyiram tanaman, sumber @mbaksekre_bot)

Dibuka dengan sambutan dari Bapak Achmad S. Ruky. Dalam sambutannya Pak Ruky membagikan informasi mengenai sejarah berdirinya Rumah MSDM. Bagaimana dulu pertama kali bertemu dengan denny Jd yang sebelumnya sama sekali belum pernah kenal. Dan bagaimana Pak Ruky menyetujui apa yang menjadi concern. Selain itu juga dibagikan informasi mengenai In Service yang terdiri dari Indria Hapsari, Lavinia Budiyanto, Stanley Ardityabrata, juga denny Jd. Para In Service dipanggil satu-persatu untuk maju dan diperkenalkan kepada para undangan. Pak Ruky juga bercerita bagaimana beliau bersama dengan tim In Service menjaga konsistensi hingga hari ini terjadi.

Baca juga:  Office Politics; Get Things Done; Power, Organization Savviness & Politics
Bapak Achmad S. Ruky bersama In Service.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Bapak Anton Subagiyanto. Beliau menyampaikan juga mengenai sejarah Rumah MSDM ini yang melengkapi kisah dari Pak Ruky. Bahwa pada awalnya beliau “gemes” karena di masa sekarang ini, di mana banyak kebutuhan belajar dari generasi muda dan banyak kesediaan mengajar dari para senior praktisi, akademisi, konsultan yang sudah berpengalaman namun tidak bisa langsung ketemu, ada gap. Beliau berdiskusi awalnya dengan denny Jd untuk mencari solusi mengenai kondisi ini. Ini terjadi karena kepeduliannya terhadap proses belajar mengajar yang ada.

Kemudian ada juga sambutan dari In Service yang diwakili oleh denny Jd. Sambutannya dibagi dalam 3 bagian: Past, Present, Future.

Mengkonfirmasi apa yang sudah disampaikan oleh Pak Ruky dan Pak Anton, disampaikan juga bahwa memang benar itu yang terjadi. Pak Anton meminta denny Jd untuk menghubungi Pak Ruky dan menyampaikan concern ini. Pak Ruky setuju dengan apa yang menjadi konsep awal dan meminta segera direalisasikan.

Tidak diceritakan bagaimana proses pembentukan tim In Service secara spesifik. Dan ditegaskan bahwa sampai hari ini terjadi, tidak lepas dari peran para In Service. Yang pada pelaksanaannya tidak mulus-mulus saja, bahkan harus berbeda pendapat yang cukup membuat ketegangan relasi. Bersyukur, pondasi dan konsep didirikannya Rumah MSDM ini sangat jelas, jadi setiap perselisihan selalu dikembalikan kepada konsep awal.

“Terima kasih kepada teman-teman In Service”, begitu ucap denny Jd.

Untuk selanjutnya, ada beberapa hal disampaikan yang menjadi plan dari tim In Service:

  1. Fasilitas lowongan pekerjaan.
  2. Suksesi dari Tim In Service.
  3. Pengembangan mbaksekre bot untuk lebih lengkap dan lebih bermanfaat.
  4. Pengembangan learning online.

Ditekankan bahwa semua ini masih rencana, belum ada action plan yang dibuat oleh tim In Service.

Baca juga:  Profile Anggota 16 Desember 2016

Sebelum melanjutkan kepada sambutan dari Bapak Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, MC Andry Lie memberikan pertanyaan kepada dua pemateri sebagai perwakilan dari semua pemateri yang ada. Adalah Bapak Tosi Fajar yang memang khusus datang dari Singapura untuk acara peluncuran buku Kumpulan Kulgram ini. Pak Tosi bercerita mengenai bagaimana “seru”-nya mempersiapkan Kulgram dalam seminggu dan kemudian pada hari H ada sedikit masalah teknis yang menyebabkan Pak Tosi harus mengetik ulang materinya.

Bapak Urbanus Nangoy juga bercerita bagaimana tidak mudahnya menentukan dan menulis mengenai topik yang dibawakan pada Kulgram. “Kalau menjelaskan dengan ngomong kan gampang ya, tapi menjelaskan dengan menulis ternyata tidak semudah itu. Dan seperti kata pak Irvandi, kalau mau tinggalkan legacy, (kamu harus) (me)-nulis”, kata Pak Urbanus.

Bapak Tusriyono Fajar Putranto (Tosi Fajar) sedang sharing pengalaman melaksanakan Kulgram.
Bapak Urbanus Nangoy setelah sharing pengalaman melaksanakan Kulgram mendapat kenang-kenangan dari Bapak Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Sambutan selanjutnya dari Bapak Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Pak Hanif menyampaikan ucapan selamat atas peluncuran buku ini. Beliau juga mengingatkan bahwa kita harus bersyukur karena apa yang kita nikmati hari ini adalah perjuangan para pendahulu kita. Dan menyatakan bahwa ini adalah contoh positif pemanfaatan media sosial platform. Selain itu juga pak Hanif menyampaikan saran bagi komunitas ini untuk lebih membawa manfaat dan memperhatikan isu-isu nasional. Bahwa saat ini yang harus diperhatikan juga adalah bagaimana meningkatkan kompetensi berkesinambungan dari angkatan kerja Indonesia, bagaimana menjadikan akses ke balai pelatihan ini “nyambung” dengan angkatan kerja yang membutuhkan pelatihan.

Pak Hanif juga meyampaikan bahwa kalau bicara mengenai SDM ini ada tiga hal: 1. Kualitas; 2. Jumlah; 3. Lokasi. Hal ini juga diakui oleh CEO Apple, Tim Cook, bahwa mereka memproduksi di China bukan karena upah murah, jaman upah murah di China sudah berakhir. Melainkan karena tersedianya tenaga kerja berkualitas dalam jumlah yang cukup di lokasi yang ditentukan.

Baca juga:  HR Data Science pada Sektor Jasa Keuangan dan Bank

Pesan yang ditekankan Pak Hanif, selain selamat atas peluncuran buku ini, adalah ajakan untuk menjadi lebih bermanfaat lagi bagi Indonesia.

Bapak M. Hanif Dhakiri, memberikan sambutan.
Bapak M. Hanif Dhakiri, memberikan arahan bahwa kita juga harus memperhatikan isu-isu nasional dan turut memberikan solusi.

Setelah sambutan Pak Hanif, dilanjutkan dengan seremoni peluncuran buku dengan pemberian buku dari Pak Ruky kepada Pak Hanif, dan pemotongan tumpeng oleh Pak Anton untuk diberikan kepada Pak Hanif.

Penyerahan Buku oleh Bapak Achmad S. Ruky kepada Bapak Muhammad Hanif Dhakiri.
Pemotongan tumpeng oleh Bapak Anton Subagiyanto dan diberikan kepada bapak Muhammad Hanif Dhakiri.

Setelah itu, kami semua bernyanyi, berfoto, makan, minum, dan silaturahmi.

In Service dan Pengasuh Rumah MSDM bersama Bapak Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Berfoto bersama sebelum makan.

Di atas itu adalah reportase kegiatan kemarin berdasarkan perspektif In Service Team. Dalam kesempatan ini In Service mengucapkan terima kasih dan juga mohon maaf atas kekurangsempurnaan yang terjadi pada acara kemarin.

Satu hal yang belum sempat kami sampaikan kemarin, karena denny Jd grogi waktu bicara depan Pak Hanif, adalah mengenai Index Manfaat.

Hal ini sudah kami sampaikan kepada beberapa orang antara lain: Pak Ruky, Bu Ayleen, dan Pak Joris. Kami ingin agar index ini bisa dijadikan “measurement” tehadap kegiatan atau aktivitas kelompok (komunitas) bahkan organisasi formal sehingga apa yang menjadi tolok ukur bukan lagi subyektif berdasarkan perspektif perorangan, dan apa yang diukur bisa jauh lebih banyak memberikan manfaat kepada banyak orang.

Kami tidak mempunyai kemampuan dalam membuat sebuah “measurement”, maka kami mengundang Bapak dan Ibu yang ahli di bidang ini untuk berkenan bersama mewujudkan ini.

Salam Memberi dan Berbagi,
In Service

Link Telegraph: http://telegra.ph/Reportase-Acara-Rumah-MSDM-01-14