[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Selamat malam bapak, ibu, dan rekan sekalian….sudah jam 8 malam waktu Rumah MSDM, dan tiba saatnya sesi Kulgram utk hari ini

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Untuk Kulgram malam ini akan dibawakan oleh Pak Bambang Yapri dengan topik “Konsep dan Implementasi Management Trainee”

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Tapi….sebelum Kulgram dimulai, ada 2 (dua) peraturan yg harus dipahami dan diikuti, yaitu:

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
1. Peserta Kulgram dilarang memberikan komentar dan ikutan chat selama Kulgram berlangsung, kecuali diminta oleh moderator.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
2. Pertanyaan Kulgram bisa dikirimkan ke link ini [https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/].

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sebagai info, pertanyaan dapat mulai diajukan melalui link tersebut ketika pemateri sedang memaparkan materinya

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Jadi tidak perlu menunggu sampai jam 9 malam.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Semua pertanyaan akan dijawab oleh pemateri berdasarkan urutan masuknya pertanyaan ke tim In Service

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Jika waktu tidak mencukupi untuk menjawab pertanyaan pada malam ini, maka pertanyaan akan dijawab di lain waktu.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Mudah-mudahan cukup jelas ya 2 poin peraturan tersebut di atas 😊

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Ok, berikut sekilas tentang profil Pak Bambang Yapri

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sebenarnya Kulgram saat ini merupakan Kulgram Pak Bambang yang kedua sebagai pemateri.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pada Kulgram yang sebelumnya, Pak Bambang masih menjabat sebagai CHRO di PT Indo Lotte Makmur.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Saat ini Pak Bambang sudah tidak memegang jabatan tersebut lagi.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sekarang beliau memiliki kesibukan sebagai trainer, memberikan pelatihan dan menjadi associate di beberapa consulting and training providers.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pak Bambang telah memperoleh penghargaan Global Training & Development Leadership Award pada acara World Training & Development Congress 2017 di Mumbai, India.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Beliau juga telah mendapatkan penghargaan sebagai salah satu dari 100 Most Influential Global HR Professional tahun 2017 pada acara 25th World HRD Congress, juga di Mumbai, India.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sebelum bekerja di PT Indo Lotte Makmur, Pak Bambang bekerja sebagai Country Head of Organization Development & Learning di 3M Indonesia.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Saat itu 3M Indonesia diberikan penghargaan sebagai Indonesia Best Companies to Work for pada tahun 2016 oleh HR Asia Magazine dan penghargaan Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within pada tahun 2016 oleh NBO Consulting & SWA Magazine.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pak Bambang memiliki pengalaman lebih dari 17 tahun dalam menangani semua spektrum bidang Human Capital di berbagai industri, seperti manufaktur, retail, farmasi, dll dan beragam latar belakang budaya.
Pak Bambang juga berpengalaman dalam memimpin talent acquisition team, organization development, dan learning & development area sampai HR Business Partnering dan juga menangani berbagai Functional/Cross Functional Program.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pak Bambang memiliki minat yang tinggi dalam bidang coaching dan tersertifikat sebagai Loop Certified Professional Coach (ICF ACSTH-88 hours (Approved Coaching Specific Training Hours) akreditasi program pada tahun 2016 dan menjadi anggota International Coach Federation (ICF).

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sedikit tentang latar belakang pendidikan Pak Bambang:
– Master Degree, Educational Technology dari Universitas Pelita Harapan
– Sarjana Teknik Industri dari Universitas Surabaya
– Certified Internal Facilitator for 7 Habits for Highly Effective People
– Certified DDI Workshop Facilitator
– Certified Thomas Analyst – Personal Profile Analysis
– Harrison Assessment Analyst
– Certified PDI Coach for PDI assessment
– Certified Emotional Associate Trainer (from 6 second – United States)
– Certified Master Trainer Professional (from SMR Group Malaysia)
– Certified NLP Practitioner.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Oke….saya rasa sudah cukup perkenalannya…..kami persilakan Pak Bambang untuk memulai Kulgram ini…. silakan Pak

[Forwarded from Bambang Yapri]
selamat malam semua yang di Rumah MSDM dan selamat bergabung untuk yang baru bergabung

[Forwarded from Bambang Yapri]
dan selamat jumpa kembali untuk yang sudah betah di Rumah MSDM

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih Rumah MSDM, Inservice Team dan semuanya yang memfasilitasi sesi kulgram kali ini juga bu moderator yang berkacamata hitam dan baik hati, @vinabudiyanto

[Forwarded from Bambang Yapri]
Malam ini saya membagikan pengalaman saya dalam mengimplementasikan program Management Trainee di beberapa perusahaan sebelumnya dan semoga nanti menjadi bahan diskusi dan berbagi buat kita semua, 787 members Rumah MSDM

[Forwarded from Bambang Yapri]
“apa sih kerjaan Management Trainee?”, “tugasnya ngapain aja?”, “kerjaannya kok gak jelas gitu ya? Pindah-pindah terus?”, “wah enak ya, bisa belajar, dibayar lagi”, itu beberapa celetukan dari mereka yang baru lulus kuliah dan mencari pekerjaan. Dan sering dijumpai saat acara job fair, atau campus road show.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Di satu sisi beberapa pimpinan karyawan juga berusaha mengetahui apa itu management trainee program sementara beberapa perusahaan lain yang sudah berpikir jauh ke depan menempatkan program management trainee ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mencapai keberlangsungan dari perusahaan ke depan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
salah satunya suhu yang terakhir sharing di Rumah MSDM tentang konsep pemagangan bapak jawara @amiftah yang memulai karir sebagai Management Trainee di Astra International.

[Forwarded from Bambang Yapri]
dan sekarang menduduki manajemen puncak di banuayu

[Forwarded from Bambang Yapri]
Program management trainee sudah cukup banyak yang melaksanakan dan juga sudah banyak individu-individu yang juga berhasil dalam karirnya dengan mengikuti program ini sebagai awal karirnya, beberapa di antara yang ada di Rumah MSDM ini mungkin mengawali kariernya sebagai management trainee.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Konsep Management Trainee adalah salah satu program akselerasi karir yang muncul karena adanya kebutuhan dan permasalahan di depan yang diantisipasi oleh perusahaan yang punya visi ke depan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Dalam bukunya – Sukses sebagai Manajer Profesional tanpa gelar MM atau MBA – terbitan Gramedia 2002, Pak @ASRuky menuliskan Program MT adalah sebuah program kaderisasi yang diselenggarakan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan mereka (perusahaan) akan tenaga manajerial pada masa depan. Calon peserta disaring dengan sangat ketat dengan menggunakan berbagai metode seleksi yang canggih berpatokan pada standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Tes yang diberikan meliputi pengetahuan umum, pengetahuan teknis yang berkaitan dengan disiplin ilmunya, dan yang terpenting adalah minat, sikap, kepribadian, dan sistem nilai.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Dan saat ini untuk diferensiasi dan program yang lebih customize masing masing perusahaan mempunyai nama yang spesifik, unik untuk program sejenis

[Forwarded from Bambang Yapri]
Pada dasarnya konsep Management Trainee ini juga terkait dengan program pemagangan kerja dimana konsep MT merupakan program pemagangan kerja yang diakselerasi secara khusus untuk mendapatkan tenaga kerja profesional di perusahaan tertentu dengan ciri khusus dan sesuai kebutuhan spesifik perusahaan tertentu. Para peserta program MT ini diharapkan mengisi posisi tengah dan nantinya posisi puncak di perusahaan tersebut, untuk itu proses seleksi dan pengembangannya bukan hanya untuk memenuhi posisi awal dalam perusahaan tapi future role dari peserta program MT.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Konsep Management Trainee bukanlah program yang berdiri sendiri melainkan program yang HARUS menjadi bagian dari kerangka besar dari pengembangan bisnis perusahaan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Hanya saja, program MT akan sulit menjadi kenyataan bila dilihat dari kacamata kebutuhan saat ini ataupun kebutuhan jangka pendek, karena biasanya respon dari bisnis adalah kita tidak sempat lagi untuk ngajarin orang, kita dikejar target, kita gak punya head count lagi dan masih banyak lagi justifikasinya. Sounds familiar? welcome to the club

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pak Bambang mau rehat dulu sejenak kah?

[Forwarded from Bambang Yapri]
lanjut saja dulu bu mod

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Ok silakan Pak 😊

[Forwarded from Bambang Yapri]
Untuk itu program management trainee harus dilihat dalam kerangka Man Power Planning dalam 2-5 tahun ke depan arah pengembangan bisnis, dalam kerangka ini HR harus dilibatkan dari awal, benar sebagai business partner yang memikirkan kelangsungan dan arah pengembangan bisnis dan memastikan kesiapan SDM dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca juga:  Assessment Center, Metode Handal untuk Memilih Kandidat Kompeten.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Trend bisnis ke depan, dengan digital disruption, maka ada tiga hal utama yang memberikan pengaruh, yaitu digitalization – mengubah business model, Internet of Things (IoT) – new ways of working dan Machine Learning – value creation opportunities (dari celoteh Coach DT yang memaparkan hasil survey dari Mercer). Dan hal ini juga memberi warna yang berbeda kepada desain program MT saat ini

[Forwarded from Bambang Yapri]
@coach_dt cmiiw

[Forwarded from Bambang Yapri]
Program Management Trainee akan meningkatkan prosentase promote from within dan mengurangi prosentase mid career recruitment bila dilakukan secara ajeg dan terarah

[Forwarded from Bambang Yapri]
Untuk perusahaan yang belum pernah menerapkan program MT ini sebaiknya menyiapkannya seiring dengan change management (karena pasti banyak hal baru yang jadi tanda tanya) yang sudah direncanakan – sesuai sharing dari Ibu Sandra Kosasih @Zondra , yang arsip kulgramnya bisa anda lihat di www.rumahmsdm.com.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Selain itu sebagai bagian dari program pemagangan Anda juga bisa melihat arsip kulgram yang lalu tentang program pemagangan yang disampaikan oleh pak Miftah Amin @amiftah . Program MT juga merupakan bagian dari inisiatif yang nantinya menjadi bagian dari program Talent Management yang dipaparkan secara komprehensif oleh Ibu Sandra Sahupala Sandra . Jadi bisa dikatakan banyak hal yang perlu disiapkan dan diantisipasi dalam implementasinya

[Forwarded from Bambang Yapri]
Dari pengalaman saya, dua pra syarat utama sebuah organisasi yang mau menjalankan program MT ini adalah kapabilitas organisasi sebagai organisasi pembelajar dan mempunyai fondasi knowledge management.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Kalaupun arsitektur knowledge management belum ada, dengan adanya implementasi program MT ini memberikan katalis untuk menuangkan tacit knowledge dari organisasi dalam bentuk yang lebih mudah untuk dipelajari oleh yang lain.

[Forwarded from Bambang Yapri]
boleh break sejenak sembari memberi waktu juga untuk mencerna beberapa hal ini bu mod

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Silakan Pak….

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sambil kita memberikan waktu rehat bagi Pak Bambang untuk mengistirahatkan jemari…saya ingin meng-highlight beberapa hal dari paparan di atas

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Program management trainee harus dilihat dalam kerangka Man Power Planning dalam 2-5 tahun ke depan arah pengembangan bisnis, jadi bukan sekedar program magang yang insidental

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Dalam kerangka ini HR harus dilibatkan dari awal, benar sebagai business partner yang memikirkan kelangsungan dan arah pengembangan bisnis dan memastikan kesiapan SDM dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Berkaitan dengan digital disruption, trend bisnis ke depan, ada tiga hal utama yang memberikan pengaruh, yaitu (1) digitalization – mengubah business model, (2) Internet of Things (IoT) – new ways of working dan (3) Machine Learning – value creation opportunities

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sekali lagi bagi yang ingin bertanya, silakan gunakan link ini [https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/].

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Bagaimana Pak Bambang, bisa dilanjut?

[Forwarded from Bambang Yapri]
bisa lanjut bu mod

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Oke silakan

[Forwarded from Bambang Yapri]
makasih untuk beberapa highlight di atas

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sebagai catatan saya juga Pak hehe

[Forwarded from Bambang Yapri]
Kenapa organisasi pembelajar? Karena proses pembelajaran dalam program Management Trainee menuntut adanya pertukaran informasi dan kolaborasi antara karyawan yang menjadi subject matter expert untuk beberapa materi yang ada dengan calon karyawan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Adanya kebutuhan organisasi ke depan dan kesiapan organisasi menjadi pra syarat konsep management trainee ini dipertimbangkan untuk diimplementasikan. Bagaimana proses implementasinya?

[Forwarded from Bambang Yapri]
Setelah mempunyai business case yang solid, maka implementasi program bisa mulai dipikirkan. Saya akan menceritakan dua pengalaman saya membangun program Management Trainee dari perspektif berbeda dan kondisi yang berbeda dari organisasi atau perusahaan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Pertama, saya mempunyai pengalaman mengembangkan program Management Trainee di perusahaan berbasis perkebunan kelapa sawit di downstream, untuk yang awam dengan industri kelapa sawit, upstream lebih di area perkebunan dan downstream lebih ke arah refinery – pengolahan menjadi cooking oil yang dikenal dan lazim dipakai di Indonesia dan produk turunannya yang lain

[Forwarded from Bambang Yapri]
Nah sekarang kita masuk ke bagian kedua, yaitu implementasinya, tentunya beberapa dari kita semua juga punya pengalaman dan implementasi di perusahaan masing masing

[Forwarded from Bambang Yapri]
kalau tidak sempat join paparan beliau saat itu bisa mencari arsipnya di www.rumahmsdm.com

[Forwarded from Bambang Yapri]
Area upstream telah lama mengadopsi konsep management trainee ini bahkan mempunyai beberapa program yang spesifik sesuai posisi khusus yang memang kritikal dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit, dimana mungkin reka-rekan rumah MSDM pernah mendengar sharing dari pakar perkebunan kelapa sawit, Pak Urbanus Nangoy @urbanusnangoy, yang juga sempat berbagi tentang struktur upah

[Forwarded from Bambang Yapri]
Sementara di downstream hal ini baru dirasakan menjadi kebutuhan dan di tahun 2006 awal program MT ini diimplementasikan. Walau mereplikasi apa yang sudah ada dan disetujui oleh manajemen menjadi salah satu inisiatif strategis yang dilaksanakan, banyak hal yang masih perlu diselaraskan dan dikomunikasikan, terutama karena organisasi ini belum mempunyai budaya belajar sebagai bagian dari organisasi pembelajar. Untungnya saat itu ada sambutan positif dengan komunikasi yang pas (menjawab whats in it for me dari stakeholders)

[Forwarded from Bambang Yapri]
Berikut beberapa hal yang kemudian dilakukan sampai pada tahap implementasi:
Tahap desain program: termasuk menemukan sponsor (dari 3 lokasi refinery maka saat itu dipilih refinery Surabaya dan pimpinan refinery saat itu mendukung dan menjadi sponsor, manajemen refinery terlibat sebagai subject matter expert dalam desain kurikulum dan materi pembelajaran yang bersifat teknis)

[Forwarded from Bambang Yapri]
Itulah tahapan pertama yang dilakukan saat itu

[Forwarded from Bambang Yapri]
Tahapan kedua adalah merangkai program dalam bentuk sandwich program (istilah saya sendiri) – blended learning antara in-class, observasi lapangan, on the job training, diskusi kelompok, pembuatan makalah, project improvement case study sampai dengan job shadowing dan presentasi ke manajemen

[Forwarded from Bambang Yapri]
Tahap berikutnya adalah tahap rekrutmen – hal ini menjadi krusial karena harus menentukan pola seleksi, target rekrutmen dan pola rekrutmen

[Forwarded from Bambang Yapri]
Tahap keempat adalah tahapan onboarding dan transparansi proses

[Forwarded from Bambang Yapri]
Saat itu program ini diimplementasikan dalam periode 6 bulan dan menjadi salah satu inisiatif yang berbuah manis, dimana angkatan pertama MT ini kemudian membantu membuka refinery baru di Kalimantan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Selanjutnya tahapan evaluasi dan seleksi yang kemudian diikuti rotasi serta penempatan

[Forwarded from Bambang Yapri]
Hal lain saya alami di perusahaan multi nasional farmasi yang belum pernah merekrut fresh graduate sebagai tenaga penjualnya – istilah kerennya medical representative. Dan persaingan talent pool bagi medrep saat itu makin tinggi dan juga ekspansi yang dilakukan beberapa perusahaan farmasi. Kemampuan menerangkan produk dan melakukan edukasi tidak mudah bila mengambil mereka yang berpengalaman di industri farmasi yang terbiasa hanya mengandalkan kalkulator dan daftar obat saja.

[Forwarded from Bambang Yapri]

Saat awal program MT ini diajukan di tahun 2011 masih banyak resistensi dari manajemen terutama juga kesalahan dalam melakukan analisis kebutuhan MPP yang terlalu mendasarkan kebutuhan saat ini atau tahun ini saja, dan gagal dibuy in oleh manajemen

[Forwarded from Bambang Yapri]
Bagaimana mereka mau berbagi ilmunya tanpa merasa terancam? Bagaimana bisa menjaring orang yang tepat untuk bergabung?

[Forwarded from Bambang Yapri]
Implementasi program MT kali ini sangat menarik karena sebagai perusahaan, knowledge management yang ada sudah cukup tertata rapi, tetapi khusus di sales ada beberapa tacit knowledge yang ada di kepala masing-masing pelakunya, baik medrep senior ataupun supervisornya.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Di tahun berikutnya diinformasikan adanya kebutuhan untuk membuka divisi baru dan kebutuhan MedRep yang cukup besar, saat itu peluang terlihat kembali dengan business case dan hitungan yang ada, HR mengajukan 50% pemenuhan kebutuhan itu dipenuhi dari program MT ini yang disebut MRDP – Medical Representative Development Program.

Baca juga:  Talent Management: A “Strictly Business” Approach

[Forwarded from Bambang Yapri]
Hal khusus, selain sandwich method yang diterapkan juga melibatkan para pelaku bisnis ini sejak awal, melibatkan mereka dalam membuat modul teknis juga melakukan pengayaan kepada mereka untuk berperan sebagai buddy

[Forwarded from Bambang Yapri]
Di sini diberlakukan tahap eliminasi baik dari kandidat yang merasa tidak cocok dengan profesi yang dipilih pada bulan pertama, juga berdasarkan evaluasi dari kami.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Pembelajaran dengan teori scaffolding diterapkan untuk memberikan proses pembelajaran yang menantang sekaligus menarik bagi peserta. Pelajaran kelas diikuti dengan orientasi lapangan dan kembali ke kelas untuk mendapatkan product knowledge then kembali lagi field untuk melihat kembali proses pembelajaran yang ada.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Di sinilah program MT juga menjadi katalis bagi organisasi untuk bertransformasi menjadi organisasi pembelajar

[Forwarded from Bambang Yapri]
bu mod saya selonjoran sebentar ya

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Silakan Pak 😊

[Forwarded from Bambang Yapri]
Kemudian di bulan 3 ke bulan 4 sudah diberi target dari buddy-nya yang juga menjadi target bersama dengan partisipan. Sehingga buddy juga pada saat yang sama merasa terbantu. Di sini kolaborasi pembelajaran terjadi tidak hanya dari buddy kepada anak baru, tetapi anak baru juga membagikan beberapa hal yang bisa membantu buddy, misalnya penggunaan excel lebih apik dalam sales reporting, ataupun improvement lain.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Dari paparan di atas, saya mencatat ada beberapa hal yang perlu dilakukan sampai pada tahap implementasi untuk program MT:
1. Tahap desain program
2. Merangkai program dalam bentuk sandwich program
3. Tahap rekrutmen
4. Tahap on boarding
5. Tahap evaluasi dan seleksi
6. Tahap rotasi dan penempatan

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Saya infokan kembali, untuk pertanyaan silakan disampaikan melalui link ini https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Materi yang disampaikan pada malam ini nampaknya sangat jelas, dipaparkan dengan sistematis dan disertai dengan contoh-contoh yang kongkrit

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Ada pertanyaan yang masuk nih Pak Bambang….siap untuk menjawab?

[Forwarded from Bambang Yapri]
Tentu saja masih banyak aspek yang masih perlu diperhatikan, tetapi saya cukupkan di sini dulu untuk menjadi insights dan diskusi kita

[Forwarded from Bambang Yapri]
baik silahkan bu mod

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Baik…

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pertanyaan pertama dari denny Jd (PT HCG):
Pak Bambang, mohon dijelaskan lebih banyak mengenai ini:
“Bagaimana mereka mau berbagi ilmunya (tacit knowledge) tanpa merasa terancam?”
Materi yang dibawakan menarik sekali dan sangat berguna buat saya belajar. Terima kasih. 🙏

[Forwarded from Bambang Yapri]
wow pertanyaan yang mudah dan sering kali muncul

[Forwarded from Bambang Yapri]
tetapi jawabannya banyak ragamnya – intinya whats in it for me

[Forwarded from Bambang Yapri]
membuat mereka merasa berarti dan membangun engagement kuncinya pak

[Forwarded from Bambang Yapri]
para yunior diminta untuk mendengarkan wisdom dan sesekali memberikan ilmu baru, sehingga terjadi pertukaran informasi

[Forwarded from Bambang Yapri]
dan juga pihak yang senior biasanya kalau engage akan share dengan sendirinya. Di perusahaan farmasi, senior yang menjadi buddy merasa pencapaian targetnya dibantu oleh junior serta terbantu dalam beberapa ilmu baru yang mempercepat kerja mereka

[Forwarded from Bambang Yapri]
Kang @Tosi_Fajar mungkin bisa membantu mengelaborasi

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Silakan Pak @Tosi_Fajar 🙏🏼

[Forwarded from Tosi Fajar]
Terima kasih pak. Saya bantu sedikit tambah.

[Forwarded from Tosi Fajar]
Selain target mereka terbantu, juga melalui pengamatan saya para buddy ini juga punya hasrat untuk berbagi. Baik itu yg sifatnya product knowledge dan tips, juga berbagi pengalaman unik mereka. Dan ada kebanggaan sendiri ketika anak didiknya masuk sales karena bimbingan mereka.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih @Tosi_Fajar , ada masukan lain juga dari pak @urbanusnangoy

[Forwarded from Bambang Yapri]
ada dua hal katanya pak @urbanusnangoy , silahkan

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pak @urbanusnangoy , kami persilakan

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Mbak mode dan mas Bambang serta rekan rekan, sedikit sumbang pengalaman

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Pertama karena di kebun budayanya memang paternalistik, bagi para Planters yang senior, berbagi pengalaman itu kadang merupakan kepuasan tersendiri

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Mereka sangat bangga kalau kita tunjuk untuk membimbing

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Apalagi jika yang menunjuk adalah pimpinan mereka

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Mereka merasa dipilih (dan memang demikian)

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Alasan kedua, ini kemarin baru saya sampaikan lagi falsafah ini dalam meeting internal

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Bahwa kita ada di posisi kita hari ini karena dahulu ada orang orang yang mau mengulurkan tangan membimbing kita, siapapun itu dan kapanpun itu

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Tidak ada orang yang tiba tiba jadi seperti hari ini

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Jadi saat ini tibalah waktunya kita menjadi orang orang tersebut, mengulurkan tangan menarik lagi staf yang masih muda tersebut

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Dan dengan demikian kita juga akan tertarik ke atas

[Forwarded from Urbanus Nangoy]
Mungkin itu singkatnya mas Bambang dan mbak mode

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Terima kasih kepada Pak @Tosi_Fajar dan Pak @urbanusnangoy atas tambahan penjelasannya….makin memperkaya Kulgram malam ini 🙏🏼

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih untuk sharing pengalaman langsung dari semuanya

[Forwarded from Bambang Yapri]
silahkan bu mod

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Ok, untuk pertanyaan berikutnya

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Dari Maria Devi R (PMSM DPD Jatim)
Terimakasih pak BBY, kebetulan saya belum pernah menjadi MT (makanya masih belum bisa mendekati jawara kita pak miftah) tetapi pernah membuat program ttg MT di salah satu perusahaan, dan pada proses awal memerlukan effort yang sangat lumayan dalam meyakinkan BOD karena masih adanya stigma bahwa MT tidak akan bertahan lama, yang dikhawatirkan adalah setelah “merasa mampu” para MT akan mencari perusahaan lain,

Saya mohon perkenan di sharringkan:
1. Bagaimana cara membuat MT ini bisa stay dalam suatu perusahaan, terlepas dari bonafide atau tidaknya perusahaan tsb?
2. Apa yang dapat dilakukan oleh HR untuk meyakinkan kepala-kepala bagian sehingga bersedia menerima MT?
Matur nuwun pak,,

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih untuk pertanyaan dari Maria Devi – PMSM DPD Jatim, pertanyaan pertama sering kali juga menjadi tantangan setelah kita “berhasil” mencetak para MT. Di satu sisi berarti program ini berhasil kalau yang jadi ukuran adalah mereka “laku” di luar. Yang jadi tantangan adalah bagaimana organisasi siap melakukan akselerasi, dan hal lain yang perlu dipikirkan dari awal desain adalah ekspetasi – kalau mengambil yang terbaik dari PTN ternama – tentu saja ekspetasinya tinggi – apakah organisasi telah siap? menimbang-nimbang dan mengukur

[Forwarded from Bambang Yapri]
Dan program MT juga menuntut perubahan pola dari sistem lain yang terkait, misalnya rewards system, promotion system, dan lainnya

[Forwarded from Bambang Yapri]
pertanyaan kedua menjadi reflektif, apakah HR sendiri yakin program MT ini menjawab kebutuhan bisnis?

[Forwarded from Bambang Yapri]
Seperti yang saya ceritakan, di persh farmasi dalam case saya, di kali pertama diajukan gagal karena belum menjawab kebutuhan bisnis, di kali berikutnya terbukti mereka – mt malah bisa menjadi top sales – beberapa di antaranya. Bahkan ada ketergesaan dari bisnis untuk “mengeluarkan” mereka dari program MT dan segera dijadikan karyawan tetap – hal ini perlu diantisipasi juga, supaya program MT ini konsisten

[Forwarded from Bambang Yapri]
by the way, batch 1 dari program MT di perusahaan sawit 70% keluar dalam 3 tahun, karena rindu kembali ke tanah jawa dan mereka masuk masa berkeluarga

[Forwarded from Bambang Yapri]
tetapi dalam long run – karena dijalankan secara konsisten, ada beberapa kemudian kembali lagi.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Program MT sama dengan menanam jagung dengan bibit unggul dan mungkin sekali hasilnya dibagi ke yang lain, tetapi dampaknya akan kembali ke perusahaan tersebut, karena employer branding juga terangkat

Baca juga:  Intimacy in Succession Planning - Knowing Your Talent in and out

[Forwarded from Bambang Yapri]
Find the quick wins

[Forwarded from Bambang Yapri]
demikian tanggapan saya dengan keterbatasan jari dan waktu

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Baik, sekedar mengingatkan kembali, link untuk pertanyaan https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Semua pertanyaan akan dijawab, jadi silakan bertanya 😊

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Untuk pertanyaan berikutnya

[Forwarded from Bambang Yapri]
Makasih PAk @amiftah atas pertanyaannya, wah sungguh luar biasa, sebelumnya yang tanya yang desain program MT, sekarang yang bertanya adalah yang memulai karir dari MT dan sukses sampai sekarang dan masih terus belajar dengan mengambil kuliah lagi

[Forwarded from Bambang Yapri]
Bu @Mariadevi bisa nanti dengar sharing dari jawara @amiftah juga

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Dari Miftah Amin (Universitas Trisakti)
Dear Mas Suhu Bambang,
Mohon share tips agar program MT ini didukung sepenuh hati oleh para karyawan senior, termasuk juga kepala departemen itu sendiri, apabila sebagian besar karyawan masih memiliki “kultur senioritas” yang seringkali menghambat kelancaran program MT atau bahkan munculnya rasa iri karena para MT yang notebene anak kemarin sore sudah “dimanjakan” dgn berbagai program pengembangan, tidak seperti karyawan lainnya.
Salah satu kunci dari kesuksesan program MT ada pada Trainee tersebut; biasanya mereka adalah orang2 pilihan yg memiliki catatan akademis yg sangat baik di sekolah/universitas dan modal soft skills yang mumpuni sesuai dgn hasil assessment yg diikuti. Menurut Mas Suhu Bambang, kira2 mana yg lebih cepat karirnya apabila mereka masuk via MT terlebih dahulu atau kita langsung pekerjakan di Dept atau Divisi tertentu dan build kompetensinya langsung sambil bekerja?
Mohon pencerahannya dari Mas suhu Bambang.

[Forwarded from Bambang Yapri]
pertama masalah senioritas – saya rasa dengan atau tanpa program MT, masalah senioritas ini tetap menjadi isu.

[Forwarded from Bambang Yapri]
ada dua hal yang diajukan pak @amiftah sebagai bahasan

[Forwarded from Bambang Yapri]
Kembali ke whats in it for me, para senior juga dibekali dengan kemampuan menjadi buddy, dan proses change management yang perlu dilakukan secara paralel – jadi program pengembangan juga diberikan pada saat yang sama kepada senior terutama senior yang mau terlibat. Dan mereka diberi panggung juga untuk diapresiasi dan keberhasilan anak MT yang ditepuk pertama adalah buddynya atau seniornya

[Forwarded from Bambang Yapri]
find whats in it for me nya dan terus membangun engagement pak

[Forwarded from Bambang Yapri]
yang kedua, saya ingin pak @amiftah sharing dulu pengalaman pak @amiftah saat sebagai management trainee di awal karir

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Silakan Pak @amiftah 🙏🏼

[Forwarded from Bambang Yapri]
apakah benar karir bapak lebih cepat dibanding yang langsung dipekerjakan? bagaimana menurut bapak

[Forwarded from Bambang Yapri]
tetapi ada juga yang masuk dari jalur reguler berhasil dalam karirnya walau opportunitynya melalui jalur biasa tapi ybs mempersiapkan diri dengan baik

[Forwarded from Bambang Yapri]
Sembari menunggu Pak @amiftah, saya melihat tujuan yang sudah ditetapkan dari awal bahwa program MT adalah mengakselerasi, tetapi apakah karirnya akan lebih cepat semua berpulang kepada hasil dan proses – opportunity exists karena memang itu tujuan program tetapi readiness itu yang disiapkan dalam program MT tersebut.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Bu Mod, apakah kita menunggu pak @amiftah ataukah nanti pak @amiftah bisa mengirimkan sharingnya ke bu mod?

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Mungkin Pak @amiftah masih malu2 Pak hehe

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
*malu-malu-malu… lanjut sharing Mas Suhu Bambang

[Forwarded from Bambang Yapri]
silahkan PAk @amiftah

[Forwarded from Bambang Yapri]
sudah muncul rupanya

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
silakan lanjut Mas…

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Mungkin diskusi dengan Pak Miftah bisa di lain waktu Pak Bambang 😊

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pertanyaan berikutnya ya Pak?

[Forwarded from Bambang Yapri]
baik, saya kembalikan ke bu mod

[Forwarded from Bambang Yapri]
iya, tetapi mungkin nanti dishare di sini, sehingga diskusi dengan pak @amiftah bisa memperkaya kita

[Forwarded from Bambang Yapri]
baik

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Siap 😊👍🏻

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Baik, pertanyaan berikutnya dari Hasya Atikafaza (PT Elnusa Tbk)
pak @bby terima kasih sharingnya sgt menarik. Pertanyaan saya:
Bagaimana bentuk perencanaan karir yg tepat untuk peseta MT berikut? Based on experience, idealnya berapa lama waktu yang dibutuhkan peserta MT ini dapat dikatakan matang secara hard maupun soft skill untuk dapat jump mengisi posisi manajerial? bagaimana tanggapan bapak terhadap pandangan bahwa program MT mencetak pemimpin karbitan?

[Forwarded from Bambang Yapri]
Perencanaan karir peserta MT sudah ditetapkan dari awal, biasanya mereka ditetapkan menjadi pimpinan level tengah dalam jangka waktu tertentu yang ditetapkan perusahaan.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih untuk pertanyaannya

[Forwarded from Bambang Yapri]
sehingga sering kali program MT disebut crash program

[Forwarded from Bambang Yapri]
pertanyaan berikutnya menjadi tantangan untuk dijawab saat ini, dengan adanya 5 generasi di tempat kerja, saya ambil analogi, berapa usia CEO yang matang?

[Forwarded from Bambang Yapri]
di perusahaan saya terakhir – perusahaan ecommerce yang dibangun oleh konglomerasi nasional, usia CEO bisa dibilang muda kalau dilihat dari para CEO pada perusahaan lain dalam konglomerasi nasional tersebut, sementara itu usia CEO tersebut bisa dibilang tua oleh perusahaan ecommerce dari sudut start up company

[Forwarded from Bambang Yapri]
jadi sangat relatif, sekarang kisarannya sejauh pengalaman saya dalam 3-5 tahun.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Program MT mencetak pimpinan karbitan – menarik untuk dikupas asumsi ini.

[Forwarded from Bambang Yapri]
Saya mengutip tulisan dari Yoris Sebastian – Generasi Langgas —- generasi ini memang serba cepat tanpa harus serba instan

[Forwarded from Bambang Yapri]
mengapa karena jaman telah berubah, ingat 3 hal yang merubah konstelasi bisnis dari survey Mercer, hal itu membuat segalanya menjadi lebih cepat, secepat kita mendapatkan knowledge dari mbah google, tetapi tetap membutuhkan wisdom seiring waktu

[Forwarded from Bambang Yapri]
proses bisa jauh lebih cepat sembari memetik wisdom dalam setiap langkah

[Forwarded from Bambang Yapri]
karena kalau tidak cepat maka tidak mungkin ada CEO termuda, ataupun sebutan generasi langgar

[Forwarded from Bambang Yapri]
eh generasi langgas

[Forwarded from Bambang Yapri]
kembali ke bu mod

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Ok Pak

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sampai juga kita di penghujung sesi Kulgram ini

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Sebelum saya tutup, saya persilakan Pak Bambang untuk menyampaikan rangkuman dari paparan yang sudah disampaikan pada Kulgram ini

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih Ibu Mod

[Forwarded from Bambang Yapri]
1. Program MT bisa menjadi salah satu inisiatif spektakuler untuk keberlangsungan bisnis perusahaan ke depan

[Forwarded from Bambang Yapri]
Demikian tanggapan dan opini saya, karena saya percaya tidak mengapa menjadi lebih cepat, bukankah tuntutan bisnis juga makin cepat, more for less?

[Forwarded from Bambang Yapri]
2. Program MT harus dipersiapkan dengan memperhatikan konsep lain sebagai penyokongnnya, learning organization, knowledge management, change management, organization structure, talent management

[Forwarded from Bambang Yapri]
3. Program MT merupakan program akselerasi yang bisa membuat perusahaan menjadi lebih cepat menanggapi kebutuhan bisnis

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terakhir manage the expectation – tidak harus dari PTN utama untuk program MT bila memang kebutuhannya berbeda

[Forwarded from Bambang Yapri]
Demikian singkatnya dari saya

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Okay…..terima kasih kami ucapkan kepada Pak Bambang atas Kulgram yang sangat bermanfaat pada malam hari ini.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Pasti banyak dari anggota di Rumah MSDM ini yg bertambah ilmunya, terutama yg berkaitan dengan Management Trainee.

[Forwarded from Lavinia Budiyanto]
Mohon maaf jika ada hal2 yang kurang berkenan….dengan ini Kulgram untuk malam ini kami tutup. Terima kasih juga untuk para member Rumah MSDM atas partisipasinya malam hari ini
Bagi yang ingin memberikan apresiasi kepada Pak Bambang sebagai pemateri malam ini, kami persilakan.
Selamat malam 🙏🏼😊

[Forwarded from Bambang Yapri]
Terimakasih sekali lagi buat Rumah MSDM juga inservice team dan ibu mod yang kece tenan