[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Selamat malam bapak dan ibu. Selamat datang dan terima kasih telah bergabung di Rumah MSDM untuk bapak dan ibu yang baru join

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Perkenalkan nama saya Indria, salah satu team In Service yang akan menjadi moderator untuk Kulgram malam ini

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Kulgram adalah program tetap dari Rumah MSDM yang kami usahakan terlaksana setiap minggu sebagai sarana berbagi dan belajar untuk kita semua

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Sebelum memulai Kulgram seperti biasa saya akan menuliskan aturan kulgram

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
1. Peserta Kulgram diminta untuk tidak menyela (dengan chat) baik komentar ataupun pertanyaan kecuali diminta oleh moderator.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
2. Pertanyaan Kulgram bisa dikirimkan ke link ini [https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/].

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Kulgram malam hari ini akan mengambil tema: Program Pemagangan di Perusahaan. Yang akan dibawakan oleh pak Miftah

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Pak Miftah memulai karirnya di PT Astra International sebagai Management Trainee dan kemudian diangkat menjadi karyawan HR di salah satu joint venture company antara PT Astra Graphia/AGIT dan PT Digital Equipment Corporation USA (PT Digital Astra Nusantara), sebelum hijrah ke PT Freeport Indonesia di Papua dan berkarir di sana selama 17 tahun dengan posisi terakhir sebagai Vice President of Human Resources Management.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Saat ini pak Miftah bekerja di PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper yang beroperasi di Muara Enim Sumatera Selatan, Subsidiary Company of Marubeni Corp. yang berpusat di Tokyo, Jepang, sebagai Director of HR and Corporate Affairs dan Member of Board of Directors sejak tahun 2015.

Pak Miftah juga aktif di DPP Apindo Sumatera Selatan sebagai Wakil Ketua dan Advisory Board Team Member Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI)

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Latar belakang pendidikan pak Miftah yaitu menempuh pendidikan di SMA 1 Serang, Banten – kemudian menempuh pendidikan S1 Jurusan Fisika (1987; lulus 1992) dan S1 Manajemen (1989; lulus 1994) di Universitas Padjadjaran Bandung

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Saat ini pak Miftah juga sedang menempuh S2 Magister Manajemen Universitas Trisakti.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Oke, tanpa berlama-lama lagi. Saya persilakan pak Miftah untuk mulai sesi Kulgram

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Terima kasih Mbak Mode yang baik hati dan Selamat malam rekan-rekan setia Rumah MSDM semua.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pertama-tama, mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia, kesehatan dan keberkahan kepada kita semua sehingga kita masih tetap bisa belajar dan berdiskusi berbagai hal tentang Human Resources Management di Rumah MSDM yang dikelola oleh in-service team yang penuh ketulusan mengelola group TG ini dengan sangat baik dan professional.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Kali ini saya “dipaksa” untuk berserius ria selama Kulgram berlangsung (biasanya susah untuk tidak bercanda di group chat ini); semoga bisa selalu serius dalam 2 jam ke depan – mohon do’anya ya…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Seperti yang disampaikan Mbak Mode, topik yang saya bawakan ini bukan topik berat dan asing bagi kita semua, yaitu tentang Program Pemagangan di Perusahaan yang tentu saja sudah banyak perusahaan telah menerapkannya. Saya berharap rekan-rekan juga bisa lebih banyak bercerita dan berbagi tentang pengalaman masing-masing, bagi yang sudah memiliki program ini di perusahaan dan sebisa mungkin untuk tidak bertanya wkwkwk…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Setuju ya….

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Tidak setuju pak

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
?

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
hihihi… iya dech (belum apa-apa sudah sulit fokus wkwkwk)

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pembahasan dibagi dalam beberapa bagian, yaitu:
1.Pendahuluan dan mengapa Program Pemagangan itu penting untuk perusahaan
2.Arti dan tahapan pemagangan
3.Penutup

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pendahuluan

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Talent Management merupakan salah satu topik yang selalu hangat didiskusikan di berbagai human capital forum karena keinginan perusahaan untuk survive dan berkembang di era global competition saat ini. Perusahaan berlomba untuk menyiapkan berbagai strategi agar mendapatkan tenaga kerja yang terbaik dari pasar tenaga kerja. Namun demikian, salah satu tantangan yang dihadapi Perusahaan adalah terbatasnya ketersediaan calon tenaga kerja berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja di Indonesia saat ini.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
*pegel jempol…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Sebagai gambaran umum, merujuk ke data yang ada di Biro Pusat Statistik, jumlah tenaga kerja Indonesia produktif per Agustus 2016 mencapai 125,44 juta orang dari 189,10 juta penduduk Indonesia di usia kerja. Dari angka tersebut, 60.24% lulusan SD/SMP, 27.52% lulusan SMA/SMK, dan 12.24% lulusan diploma/universitas.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Dari data tersebut terlihat bahwa peta tenaga kerja Indonesia didominasi lulusan pendidikan menengah ke bawah dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia apabila ingin bersaing dengan Negara-negara lain.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Pak Miftah mau pijet jempol dulu?

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pada Acara “Deklarasi Pemagangan Nasional Menuju Indonesia Kompeten” pada Jumat, 23 Desember 2016, di Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menyatakan, “Pemagangan Nasional menjawab permasalahan ketersambungan antara lulusan dunia pendidikan yang belum dapat diterima industri karena kurangnya keterampilan sehingga tidak siap memasuki pasar kerja”. Program Pemagangan memadukan pelatihan dengan bekerja secara langsung, sehingga peserta pemagangan dapat memperoleh keterampilan baru sekaligus berkesempatan untuk mengasah keterampilan tersebut (sumber: www.depkes.co.id).

Baca juga:  Peran, Tanggung Jawab dan Kontribusi Fungsi MSDM dalam Sebuah Korporasi

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Ini sedang dipijit jempol kakinya… jadi bisa paralel….

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
lanjut ya…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Siap

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Merespon ajakan Pak Menteri Hanif tersebut, saya tergerak ingin membahas dan berdiskusi bagaimana peran kita sebagai HR professional untuk turut serta berkontribusi dalam peningkatan tenaga kerja agar kompeten dan dapat bersaing, terutama calon tenaga kerja yang ada di sekitar kita melalui Program Pemagangan.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Lantas pertanyaannya adalah bagaimana kita mendapatkan tenaga kerja magang yang kompeten dan dapat bersaing serta siap mengisi kekosongan yang ada di Perusahaan?

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Ada banyak cara yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkannya, antara lain dengan mengembangkan program pemagangan yang tidak hanya dimaksudkan untuk mendapatkan calon tenaga kerja saja melainkan sebagai sarana untuk mempercepat kesetaraan kompetensi melalui seleksi yang dilakukan secara internal.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Sebagai referensi juga, saya mendapatkan informasi bahwa sejak 2009 hingga November 2016 program pemagangan dalam negeri telah diikuti oleh 169.317 ribu peserta, namun bila melihat jumlah pengangguran yang ada di Indonesia saat ini mendapai 7.03 juta orang (BPS, April 2017), Indonesia masih memerlukan begitu banyak pihak untuk mendukung upaya tercapainya kualitas tenaga kerja yang lebih baik, dan hal ini merupakan salah satu peran HR Professional di perusahaan masing-masing untuk mewujudkannya, apabila tidak ingin dibilang menjadi tanggung jawab kita.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Sekali lagi, saya pun meyakini bahwa program pemagangan dapat menjembatani kebutuhan tenaga kerja suatu perusahaan sebagai salah satu talent pipeline strategy yang dapat diterapkan, selain tentu saja strategi lainnya.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Maaf pak Mift

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Saya maafkan..

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Saya interupsi bentar untuk mengingatkan link pertanyaan

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
*berdoa tidak ada pertanyaan?

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]

Pertanyaan Kulgram

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Silahkan dilanjut pak

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
OK terima kasih, Mbak Mode

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Terlebih lagi apabila perusahaan beroperasi di daerah, seperti perusahaan di mana saya bekerja saat ini (bergerak di industry pulp), dan juga perusahaan lainnya yang bergerak di industri perkebunan, tambang, oil and gas dsb, dimana perusahaan sangat intens berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Program pemagangan yang baik akan dapat memperkuat ikatan emosional antara Perusahaan dengan masyarakat sekitar. Tanpa memperhatikan potensi tenaga kerja yang ada di sekitar lokasi perusahaan, maka harmonisasi hubungan perusahaan dengan masyarakat dapat terganggu. Dengan kata lain, program magang yang dilaksanakan juga dapat mendukung program CSR perusahaan.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Meski suatu program yang sudah dikenal umum, anggaplah sebagai reshresing, Saya ingin menjelaskan secara umum mengenai program pemagangan dengan merujuk kepada Peraturan Menteri No. 36 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Program Pemagangan Dalam Negeri dan juga buku panduan APINDO tentang Program Pemagangan yang diterbitkan pada tahun 2015 lalu.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pengertian
Pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman dalam proses produksi dan atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan dan keahlian tertentu.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Dari pengertian di atas, ada beberapa key words, yaitu sistem pelatihan kerja, instruktur atau mentor dan ada tujuan untuk penguasaan keterampilan dan atau keahlian tertentu

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Adapun tahapan Program pemagangan itu sendiri bisa dilihat di dalam diagram ini

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Persiapan
1.Membuat proposal tentang program pemagangan untuk diajukan ke top management dan mendapatkan support dari line department untuk mendukung program ini. Seperti kita ketahui, image tentang putra daerah yang bekerja di perusahaan seringkali negative; pemalas, menuntut hak tanpa memperhatikan kewajibannya sebagai karyawan dan stigma lainnya yang menyebabkan proses rekrutmen dan atau tingkat dukungan line department rendah dan pesimis terhadap program pemagangan ini.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Pak Mift, monggo kalo mau pijit jempol tangan

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
2.Melakukan analisis kebutuhan tenaga kerja ke depan sehingga kita dapat membuat perencanaan berapa calon pemagang yang akan direkrut sesuai dengan rencana penempatan mereka ke depannya.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Nanggung kita selesaikan dulu untuk tahapan persiapan yaa…. (nanti keburu lupa apa yang akan disampaikan wkwkwk)

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
siap pak

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
3.Meneliti kesiapan training facilities perusahaan, termasuk kurikulum yang menjadi pedoman dasar dalam pemberian pengetahuan/kompetensi/keterampilan yang akan dibangun untuk para pemagang. Informasi tersebut menjadi dasar untuk mendesain program pemagangan tersebut.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
4.Berkonsultasi dengan dinas yang membidangi ketenagakerjaan atau pihak lain yang berkepentingan untuk membantu dalam proses awal untuk menghindari pelaksanaan yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
hufff… ijin break dulu yaaaa

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
oke pak..jadi Program Pemagangan ini sebenarnya sudah diatur oleh Pemerintah sejak tahun 2016 lalu

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Lanjut yaa…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Silakan pak..

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Tahapan Pendaftaran dan Penerimaan Peserta

Apabila kandidat berasal dari daerah sekitar lokasi operasi perusahaan, tahapan rekrutmen ini merupakan tahapan yang cukup sensitive sehingga diperlukan strategi seleksi yang berlangsung objektif dan sebisa mungkin transparan; bisa saja melibatkan kepala desa dan atau dinas tenaga kerja setempat dalam hal pengumpulan kandidat tersebut.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Perjanjian Pemagangan
Perusahaan juga harus menyiapkan perjanjian pemagangan yang berisi antara lain:
-Hak dan Kewajiban peserta dan penyelenggara pemagangan
-Program Pemagangan
-Besaran uang saku (termasuk di dalamnya bantuan transport, biaya makan dan insentif), fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan jaminan kecelakaan dan kematian, dan memperoleh setifikat

Baca juga:  Manfaat Strategis Pembentukan LSP P1 Studi Kasus PT. Vale Indonesia, Tbk

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pelaksanaan Pemagangan
-Pelaksanaan pemagangan mencakup teori, praktek, dan atau workshop laboratorium di institusi/deprtemen pelatihan (25%), dan praktek kerja di perusahaan ditemani oleh mentor (minimal 75%)
-Dari pengalaman yang saya miliki, program pemagangan pun perlu menekankan pentingnya pengembangan soft-skill selama program berlangsung, bukan hanya hard-skill saja.
-Program pemagangan dilaksanakan paling lama 1 (satu) tahun. Beberapa sektor tertentu memiliki periode pemagangan lebih lama dibandingkan sektor lain harus dicantumkan di dalam perjanjian pemagangan dan dilaporkan ke dinas tenaga kerja terkait.
– Waktu magang di perusahaan disesuaikan dengan jam kerja yang diberlakukan di perusahaan

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Evaluasi Peserta
-Sistem evaluasi dapat dilakukan secara rutin sesuai dengan ketentuan perusahaan yang berlaku.
-Pemagang yang telah menyelesaikan dan memenuhi standar program menerima sertifikat berdasarkan standar kompetensi.
-Perusahaan dapat segera merekrut lulusan program pemagangan ini sesuai dengan rencana tenaga kerja yang sudah dianalisis di tahapan persiapan. Para lulusan pemagangan ini juga dapat ditawarkan ke kontraktor–kontraktor yang bekerja di sekitar perusahaan.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Demikian tahapan yang kita laksanakan mulai dari set up, pelaksanaan dan evaluasi para peserta magang

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Oh ya, saya ingin share contoh proposal yang diajukan dalam hal program pemagangan ini:

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Bentar cari dulu file-nya ya…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Nah ini:

[Forwarded from Miftahuddin Amin]

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Silakan pake kaca mata pembesar untuk membacanya ya… ?

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Penutup
-Program pemagangan merupakan program yang perlu didorong sebagai salah satu talent pool strategy yang cukup efektif karena perusahaan memiiki waktu yang cukup untuk melakukan observasi calon tenaga kerja melalui serangkaian program yang diterapkan sebelum akhirnya direkrut
-Program Pemagangan selayaknya mengutamakan peserta magang berasal dari masyarakat sekitar operasi perusahaan karena akan akan menjadi salah satu andalan program CSR perusahaan.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai program pemagangan di perusahaan.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Selanjutnya, saya serahkan kembali pada Mbak Mode

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
wah materi sudah selesai sebelum jam 9..

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
sambil menunggu pertanyaan masuk, saya persilakan pak Mift untuk rehat sebentar minum kopi

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Bagi bapak dan ibu yang ingin mengajukan pertanyaan Kulgram bisa dikirimkan ke link ini [https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/].

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Pak Mift, saya ada pertanyaan yang berkaitan dengan pendaftaran dan penerimaan

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Apa tips dan trik untuk menghindari KKN apalagi kalau melibatkan unsur Kepala Desa atau pengelola wilayah setempat? karena biasanya mereka mengajukan alasan bahwa harus ada putra daerah yang harus diterima meskipun secara test, bisa jadi harusnya tidak lolos

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Mbak Indria, pertanyaan menarik…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Tekanan dari unsur kepala desa dan tokoh masyarakat untuk menerima titipannya seringkali tidak bisa dihindari, dan hal ini terkadang menjadi trauma tersendiri bagi tim HR

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Tips yang bisa saya berikan adalah sampaikan krietia yang jelas sedari awal, update key stakeholders tersebut akan tahapan-tahapan yang sudah dilakukan dan sampaikan apa adanya tentang hasil test yang ada

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Hasilnya, meski beberapa kepala desa tidak puas, namun karena tidak ditemukan penyimpangan atas penerimaan peserta magang, maka akhirnya mereka dapat mengerti

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Semoga jawaban yang saya berikan belum memuaskan Mbak Indira

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Terima kasih pak Mift..saya lanjut ke pertanyaan kedua ya pak. seprtinya kalau dibaca, ini mirip2 dengan pertanyaan saya

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Dari mbak Maria Devi R (PMSM DPD Jatim):
Dalam kulgram bapak disebutkan bahwa program magang juga dapat menjadi sarana CSR bagi warga sekitar perusahaan, seperti yang kita ketahui bahwa bagi perusahaan yang mengambil karyawan dengan status magang maka resikonya karyawan tsb bisa di rekrut ataupun di “lepas”, masalahnya adalah apabila ternyata dalam perjalanan pemagangan tsb terdapat warga yang tidak memenuhi kualifikasi yang diinginkan bagaimana menjelaskan kepada lingkungan yang mungkin merasa bahwa hal tsb adalah akal2an perusahaan saja untuk tidak merekrut warga sekitar,
Mohon pencerahan bapak
Matur nuwun

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Monggo pak Mift untuk memberikan pencerahan

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Terima kasih atas pertanyaannya, Mbak Mardev…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Pertanyaannya memang mirip…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Menurut saya, kuncinya adalah setting criteria yang jelas disampaaikan sedari awal saat kita sosialisasikan kepada key stakeholders, catatan rapor kemajuan peserta magang dan komunikasikan kepada kepala desa di mana peserta magang tersebut tinggal

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Jadi, libatkan secara terbatas para key stakeholders tersebut

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Dengan demikian, apabila peserta magang lepas di tengah program, kita memiliki catatan yang cukup untuk menjelaskan

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Semoga menjawab pertanyaan Mbak Mardev…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Maksud dari melibatkan secara terbatas itu seperti apa ya pak Mift?

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Misalnya, pendaftaran calon peserta bisa dikoordinir oleh Kepala Desa, hasil test-nya juga disampaikan ke kepala desa; pada saat si peserta magang memiliki prilaku yang kurang sesuai atau tidak dapat mengikuti program dengan baik, kita bisa minta kepala desa untuk memberikan konseling kepada peserta magang tersebut

Baca juga:  Kampanye Budaya Kerja Baru (Implementasi di 7 Negara)

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
*hasil test bisa share apabila sangat diperlukan

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Apalagi kalo peserta magang itu anak pak Kepala Desa, biar dia aja yang marahin anaknya ya pak hehehe

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Tahun lalu, saat kami menyelenggarakan program beasiswa kuliah bagi putra daerah dengan ikatan dinas, beberapa kepala desa menitipkan anak atau saudaranya…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Dengan penerapan fairness dalam proses seleksi, Alhamdulillah mereka mengerti…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Biasanya teman-teman CSR sudah melakukan “pengkondisian” sedari awal – test dilakukan dengan objektif dan transparan…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Brarti kunci awal kesuksesan program magang yang melibatkan penguasa wilayah adalah komunikasi ya pak..menjelaskan kriteria, serta prosesnya

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Betul sekali, Mbak Mode…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Dengan melibatkan secara terbatas, kesuksesan pun ada di tangan mereka

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Di tempat kami, proses seleksi masuk sekolah milik yayasan binaan kami pun tidak terlepas dari tekanan dan ancaman yang dilakukan oleh masyarakat yang anaknya tidak diterima…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Namun, dengan strategi yang diterapkan yang melibatkan stakeholders yang ada, hasilnya cukup baik; meminimalisir kecurigaan dan tekanan yang muncul…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
mantap nih pak Mift, sharing pengalaman juga

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
kita lanjut ke pertanyaan berikutnya ya

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Silakan

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Dari hmm ini yang punya Rumah, dari mas denny Jd (PT HCG) :
Selamat malam Pak Miftah,
Program pemagangan ini salah satu tujuannya adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten. Dalam penjelasan topik Kompetensi, ada yang disebut “Pelatihan Berbasis Kompetensi”. Menurut Pak Miftah, apakah kedua hal ini bisa disinergikan? Kalau bisa, bagaimana kiat terbaik bagi perusahaan memulai langkah kesana?
Terima kasih.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Monggo pak Mift

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Wuihh pertanyaannya berat nih.. langsung keringat dingin…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Sudah selayaknya program magang yang kita susun menggunakan “Pelatihan Berbasis Kompetensi”

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Kiat terbaik bagi perusahaan untuk memulai langkah kesana adalah dengan mulai menyusun kompetensi yang diperlukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang menjadi target pemagangan. Dalam hal penyusunan kompetensi tersebut, kita bisa menggunakan kompetensi yang sudah disusun melalui asosiasi di mana kita bernaung seperti APKI atau melalui pendirian LSP Perusahaan yang akang sangat sesuai dengan kebutuhan spesifik

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Saya punya pengalaman di perusahaan sebelumnya, bagaimana pelatihan berbasis kompetensi sudah dimulai sejak proses pemagangan berlangsung. Saat peserta magang direkrut menjadi karyawan, tingkatan kompetensi yang sudah dicapai menjadi landasan pengembangan kompetensi si karyawan tersebut.

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Agar tetap termotivasi untuk terus mengembangkan kompetensinya, Saya mencoba menghubungkan tingkat kompetensi dengan sistem penggajian yang ada (competency-based for compensation) – dan Alhamdulillah diimplementasikan dengan baik

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Dengan menerapkan Pelatihan Berbasis Kompetensi, sesungguhnya kita juga sedang mendukung usaha Pemerintah dalam membangun “Indonesia yang Kompeten”

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Demikian jawaban yang bisa saya berikan

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Terima kasih pak Mift.

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Lanjut atau break sebentar pak?

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Silakan lanjuut…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Pertanyaan dari mas Heri Bimantara Husni (Home Credit Group):
Assalammu’alaikum Abah
Pertanyaan saya simple,
Menurut abah apa nih tips & trik supaya mindset HR berubah tentang anak magang,karena sepengamatan saya (termasuk pengalaman hidup),anak magang banyak yg cuma jadi tukang fotocopy dan tukang bikin kopi,serta hanya berkutat dgn administrasi/surat/dokumen
Tanpa terlihat ada added value didalamnya
Bagaimana Bah ?
Hanupis

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Monggo pak Mift

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Ananda Heri yang gagah perkasa…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Apabila merujuk program pemagangan yang benar sebagaimana amanah Permen 36/2016 yang sudah dijelaskan tadi, seharusnya kita menyiapkan kurikulum pemagangan berbasis, penentuan siapa mentor untuk mendampingi peserta magang dan melakukan evaluasi…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Apabila tidak ada kejelasan program di atas, yang terjadi adalah seperti yang disampaikan Ananda Heri di atas…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Semoga jawaban saya tidak memuaskan ya…

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Mbak Mode… tok-tok-tok…

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
iyaaaa..

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
meleng sebentar nih pak, pijet jempol

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Pak Mift, sepertinya materi yang disampaikan tadi sangat jelas. Satu insight baru mengenai program pemagangan yang benar..

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Sepertinya sudah tidak ada pertanyaan lagi yang masuk seperti harapan pak Mift di awal tadi. Jampi2nya manjur yaa..

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Kiranya pak Mift berkenan memberikan kesimpulan sebelum Kulgram ditutup

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Silakan pak Mift

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, semoga Kulgram ringan ini bisa membawa berkah dan manfaat bagi kita semua

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Sebagai kesimpulan, sebagai professional HR, ternyata kita tidak bisa melulu berfikir tentang bagaimana mengembangkan karyawan yang sudah ada, namun juga perlunya mengembangkan talent-talent yang ada di sekitar kita, di antaranya melalui program pemagangan. Dengan penerapan program pemagangan tersebut, kita pun mendukung Program Pemerintah, yaitu Menuju Indonesia Kompeten. Viva SDM Indonesia Kompeten

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Mohon maaf apabila ada kekurangan, Wassalamu’alaikum Wr. Wb…..

[Forwarded from Miftahuddin Amin]
Saya serahkan kembali ke Mbak Mode

[Forwarded from Indria Ratna Hapsari]
Terima kasih pak Mift yang telah meluangkan waktu berbagi ilmu. Dengan ini Kulgram saya tutup. Selamat malam