Rumah MSDM Arsip:
Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Selamat malam bapak dan ibu semuanya
Malam ini kita memulai kulgram dengan pemateri pak Dwi Heriyanto. Dan saya sebagai moderator
Seperti biasa sebelum memulai kulgram, saya akan menginformasikan rules kulgram
Rules Kulgram:

  1. Peserta Kulgram diminta untuk tidak menyela baik komentar ataupun pertanyaan kecuai diminta oleh moderator.
  2. Pertanyaan Kulgram bisa dikirimkan ke link ini https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/.

Rumah MSDM
Pertanyaan Kulgram
Visit the post for more.

Pak Dwi Heriyanto, pada saat ini sedang mengenyam pendidikan S3 Management Business di Universitas Padjajaran.
Pengalaman bekerja pak Dwi di Telkom sejak tahun 1991 sampai sekarang. Memulai karir sebagai Planning Engineer System Integration kemudian berpindah ke Business Community Manager. Pernah menduduki jabatan sebagai Marketing Director di PT Admedika, kemudian kembali ke Telkom sebagai Senior General Manager Telkom Corporate University. Dan sekarang menjabat sebagai VP Human Capital Strategic Management.
Sebagian prestasi pak Dwi adalah Excellence Leadership Program telkom tahun 2015 dan Global Council Corporate University Award di France tahun 2015. Dan juga Penghargaan Presiden Wirakarya Pembangunan 2015.

Oh iya..sebelum mempersilahkan pak Dwi memulai kulgram. Saya ingin mengucapkan selamat kepada rekan2 di HCM PT Telkom karena Dir HCM baru saja mendapatkan penghargaan The Best CHCO..selamat :clapclapclap:

Oke..karena banyak dari anggota Rumah MSDM sudah menanti materi Kulgram dari pak Dwi, maka saya persilahkan pak Dwi untuk memulai kulgram. Monggo pak

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Baik terima kasih Bu Indria, selamat malam bapak dan ibu pemirsa kulgram Rumah MSDM
hari ini tgl 22 Desember adalah hari yang special buat para ibu di Indonesia, dan untuk itu saya ucapkan selamat hari ibu
khusus untuk Bu Indria yang menjadi moderator saya ucapkan terima kasih sehingga kulgram ini dapat terselenggara

Baiklah saya mulai sharing session terkait dengan HC Data Analytic TelkomGroup from Concept to Realization
Pengelolaan human capital merupakan salah satu aktivitas kunci dalam pengelolaan perusahaan. Seiring dengan kompleksitas bisnis dan perubahan dalam hal human lifestyle yang sangat cepat, pengelolaan human capital juga memiliki tantangan yang jauh semakin kompleks.
Perkembangan teknologi informasi, salah satunya teknologi Big Data Analytics menciptakan suatu peluang baru dalam hal pengolahan data yang volume dan kompleksitasnya meningkat sangat tajam. Big Data Analytics dimanfaatkan dalam mendukung Analytics terhadap data terkait dengan human capital dari suatu perusahaan.

Human Capital Analytics (HC Analytics) dinilai memiliki peluang yang sangat besar dalam mendukung proses pemahaman terhadap tantangan yang ada. Yang pada akhirnya mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan human capital yang jauh lebih efektif serta terhindar dari resiko adanya keputusan yang berakibat fatal dan menimbulkan kerugian, atau tidak tercapainya tujuan bisnis yang telah dicanangkan.
Telkom sangat menyadari pentingnya HC Analytics, sehingga menjadikan hal ini sebagai salah satu Inisiatif Strategis dalam Functional Strategy di Functional Unit HCM mulai tahun 2016 dan diharapkan dapat menjadi culture dalam pengambilan keputusan terkait dengan human capital di seluruh lingkungan Telkom Group.

Tujuan implementasi HC Analytics di Telkom Group, adalah sebagai berikut :
1) Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan terkait dengan pengelolaan human capital di Telkom Group.
2) Meningkatkan efektivitas & efisiensi pengelolaan human capital untuk mendukung pencapaian strategi & obyektif bisnis perusahaan.
3) Membangun budaya data Analytics sebagai bagian dari pembentukan budaya digital di lingkungan Telkom Group.

HC Analytics Framework ini melingkupi hal sebagai berikut:
a. Aspek strategy
Mendefinisikan tentang strategic background dan objective serta strategy implementasi untuk berbagai aspek dalam bentuk roadmap.
b. Aspek people
Mendefinisikan tentang panduan kesiapan people dan culture
c. Aspek Process
Mendefinisikan panduan tahapan aktivitas analytics dan mekanisme data governance
d. Aspek Technology
Mendefinisikan HC Analytics platform dan teknologi terkait yang dapat dimanfaatkan dalam aktivitas HC Analytics
e. Aspek Information
1) Mencakup keseluruhan siklus Human Capital Management dengan fokus pada talent management TELKOM Group.
2) Mencakup data internal dan eksternal TELKOM Group.

  1. STRATEGI
    Berpedoman pada Corporate Strategic Scenario (CSS) 2016-2020, bahwa untuk mewujudkan Visi Be the King Of Digital in The Region dan Misi Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization, telah ditetapkan 10 Strategic Initiatives yang 2 (dua) di antaranya yaitu initiatif No. 8 dan 10 merupakan Initiative yang berkaitan dalam pengelolaan Human Capital (Human Capital Management).
    Corporate Strategic Initiative yang didefinisikan di dalam CSS 2016-2020 diturunkan ke Group Human Capital Capital Strategy, dengan salah satu initiativenya adalah Promote Excellence Human Capital Metrics & Data Analytics.

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
kalo mau break dulu silahkan pak Dwi..ngopi bentar
bagi bapak dan ibu yang ingin mengajukan pertanyaan silahkan masuk ke link https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/
Ini kesempatan yang bagus untuk belajar dari Telkom yang sudah menerapkan HR Data Analytic

Rumah MSDM
Pertanyaan Kulgram
Visit the post for more.

Silahkan pak Dwi untuk melanjutkan materi

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
1.1. Strategy Approaches (From Concept)
Pendekatan strategy yang digunakan untuk mewujudkan HC Analytics ini adalah mendefinisikan pedoman praktis dalam aspek people, process, technology dan information (Gartner, 2016). Implementasi akan dilakukan melalui tahapan yang didefinisikan dalam HC Analytics Roadmap.

Strategy Approach (Gartner 2016)

1.2. Strategic Road Map Telkom HC Analytic
Dari Strategi approach lalu dibuatlah Strategic Road Map Telkom HC Analytics 2016 – 2020 dapat dilihat pada table berikut ini :

  1. PEOPLE
    2.1. HC Analytics Organization
    Organisasi HC Analytics terdiri dari Group Data Analyst sebagai core dan disupport oleh data owner, data administrator dan technical support termasuk penyedia platform, seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar HC Analytics Organization

Gambar HC Analytic Organization

Untuk mendukung terimplementasinya HC Analytic, dibutuhkan 6 roles utama yaitu:

  1. HC Data Analyst Group: bertanggung jawab melaksanakan proses analytics, dengan 3 sub roles yaitu:
    ① Business Analytic
    ② Business Modelling
    ③ Analytics Project Management;
  2. Data Transaction/Data Generation Management: bertanggung jawab agar proses yang menghasilkan data yang menjadi object data Analytics tersedia dengan kualitas yang dibutuhkan;
  3. HC Data Warehouse Management: bertanggung jawab terhadap operasi pengelolaan data HC Analytics yang telah terkumpul di HC Data Warehouse;
  4. Data Acquisition Operation: bertanggung jawab terhadap operasi proses data akuisisi dari data source/generator untuk dialirkan ke HC Data Warehouse;
  5. Platform Administration: bertanggung jawab mengelola semua platform yang mendukung HC Analytics sehingga selalu dapat beroperasi dengan baik;
  6. Data Analytics Technical Support: bertanggung jawab memberi dukungan teknis sehingga proses analytics bisa berjalan, misalnya dalam proses advance pengolahan data.
Baca juga:  Change Management

2.2. Required Competencies & Skill Set
Untuk mendukung implementasi HC Analytics dibutuhkan kompetensi dasar yaitu (Phillips & Phillips, 2014):

  1. Data Management: kemampuan untuk melakukan pengelolaan dan pengolahan data termasuk memahami data serta mengintegrasikan data yang saat ini bisa merupakan jumlah data yang sangat besar dan unstructured;
  2. Analytics Modeling: kemampuan untuk menggunakan berbagai macam teknik untuk proses Analytics yaitu mendapatkan insight dari data, termasuk pemahaman terhadap domain pengetahuan dan industry terkait;
  3. Business Analytics: kemampuan untuk mendefinisikan kebutuhan bisnis serta persoalan yang dihadapi serta mendapatkan solusi atau jawabannya berdasarkan data dengan menggunakan berbagai tool yang tersedia atau dibutuhkan.

Kompetensi harus bisa dipenuhi melalui people development maupun talent acquitition. Atau melalui technical support dari third party, sesuai dengan kebutuhan operasionalnya. Untuk mendukung kompetensi tersebut, diperlukan 4 skill set


HC Analytics Skill Set

2.3. Building Analytics Culture
Analytics diarahkan menjadi culture di Telkom Group, dengan pendekatan sebagai berikut:
a. Setiap keputusan operasional maupun kebijakan terkait dengan HCM harus dibuat berdasarkan pada hasil data analityc (analytic-based decision).
b. Tidak hanya di HC Data Analytics Project (sebagai unit koordinator implementasi HC Analytic), HC analytics diarahkan untuk dapat terimplementasi di setiap Unit yang bertanggung jawab dalam pengelolaan human capital sesuai kepentingan, wewenang, dan tanggung jawabnya.
c. Menimbulkan kesadaran terhadap culture HC Analytics yang perlu didukung dengan hal-hal sebagai berikut:

  • Perlu ditumbuhkan data awareness
  • Peningkatan kesadaran bagi setiap karyawan untuk secara mandiri aktif meningkatkan kemampuan data analytics
  • Menyediakan akses kepada setiap karyawan yang secara role dan tanggungjawabnya memiliki kebutuhan melakukan akses pada data dan Analytics library
  1. PROCESS
    Gambaran umum suatu proses dasar dari Data Analytics yang dapat juga diadopsi menjadi proses dasar HC Analytics,

    Process HC Analytics
    Gambar di atas diambil dari sumber Gartner 2015, Suatu proses analytics adalah proses untuk mendapatkan insight dari data sebagai input, dan insight sebagai output yang kemudian dapat ditindaklanjuti menjadi suatu action yang diawali dari suatu proses pengambilan keputusan (decision).
    Proses Analytics ini membutuhkan mekanisme data collection dari data source, data preparation, penyimpanan data dalam repository, proses Analytics menggunakan berbagai tool, sistem, hingga platform dengan berbagai kapabilitasnya, sehingga menghasilkan output visualisasi data dalam berbagai bentuk (artifacts).
    Output dari proses analytics ini dapat dimanfaatkan untuk proses analysis oleh user yang membutuhkan melalui media interaksi, atau digunakan secara langsung oleh sistem untuk automatis action. Output proses bisa juga untuk disimpan untuk digunakan pada rangkaian analysis berikutnya.

3.1. HC Analytics Standard Steps
Tahapan data analytics dapat digambarkan sebagai suatu siklus yang terdiri dari 7 (tujuh) aktivitas mulai dari identifikasi isu bisnis sampai implementasi hasil proses analysis seperti terlihat pada Gambar berikut ini yang memperlihatkan tahapan proses analytics tersebut yang menurut Gartner dinamakan Analytics Process Agility.

Gambar Data Analytics General Process (Gartner 2016)
Langkah umum dalam proses analytic, dengan urutan sebagai berikut:

  1. Identify Business Issues
    Melakukan identifikasi terhadap issue bisnis dalam pengelolaan human capital yang perlu untuk dipecahkan atau diambil keputusan;
  2. Acquire Data Sources
    Proses identifikasi data yang dibutuhkan yang diikuti dengan proses untuk proses collection yaitu membawa dari data source/data generator ke dalam Data Warehouse;
  3. Store, Transform and Model
    Proses untuk menyimpan data yang telah terkoleksi ke dalam data repository yang bersesuaian dengan karakteristik datanya di dalam data warehouse. Transformasi dan modelling dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan teknis dari proses Analytics selanjutnya;
  4. Process with Analytics Methods
    Proses pengolahan data sesuai dengan metode analysis dan level maturity model analytics yang dipilih;
  5. Investigate and Vizualisation
    Proses pemahaman terhadap data output hasil proses dan penyiapan vizualisasi untuk dapat dilakukan analysis insight lebih lanjut;
  6. Review, Interpret and Insight
    Proses review dan pembuatan interpretasi data yang telah ditampilkan untuk pengambilan kesimpulan atau insight akhir dari proses analytics.
  7. Execute and Act
    Dapat berupa decision ataupun action plan yang harus dilakukan.

2.1. Level of HC Analytics
Level HC Analytics dapat direpresentasikan melalui Maturity Level dari pemanfaatan analytics dalam proses pengambilan keputusan Human Capital di lingkungan Telkom Group. Maturity Level ini diadopsi dari Talent Analytics Maturity Model yang dikembangkan oleh Bersin & Associates seperti terlihat pada Gambar dibawah ini

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Boleh menyela sebentar pak Dwi?

Forwarded message: Dwi Heriyanto B

Gambar HC Analytics Maturity Model (Bersin 2016)
silahkan Bu Indria saya ngopi dulu

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Monggo pak..
Materi yang menarik, belajar mengenai konsep HR Data Analytic
Link pertanyaan masih kami buka, bagi bapak ibu yang memiliki pertanyaan.
Silahkan ke link https://www.rumahmsdm.com/pertanyaan-kulgram/

Rumah MSDM
Pertanyaan Kulgram
Visit the post for more.

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
lanjut ya Bu Indria sedikit lagi nih

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Silahkan pak

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Penjelasan Level maturity adalah sebagai berikut :

  1. Level 1: Reactive – Operational Reporting; proses Analytics yang dilakukan pada level maturity paling sederhana dalam membantu operational Pengelolaan HC dengan simple and quick report dari indikator yang ditetapkan.
  2. Level 2: Proactive- Advanced Reporting; proses Analytics yang lebih komprehensif dengan melibatkan multi dimensional data dan informasi termasuk analysis melibatkan data komparasi dan benchmarking sehingga lebih bisa membantu proses pengambilan keputusan.
  3. Level 3: Strategic Analytics; proses Analytics human capital yang lebih kompleks dengan melibatkan segmentasi, statistik analysis, People modelling” hingga cause – impact analysis.
  4. Level 4: Predictive Analytics; proses Analytics dengan suatu predictive model, scenario planning, analisa resiko dan mitigasinya, serta kaitannya dengan strategic planning.

Sebagai Contoh Realization dari HC Analytic TelkomGroup jika dilihat dari dashboard adalah sbb :

Dashboard HC Data Analytics Telkom Group


Tampilan Menu Utama

Tampilan menu utama HC Data Analytics TelkomGroup dibuat berdasarkan HC Management Framework yaitu People, Culture and Organization


Jika di klik People Analytic
Maka akan keluar use case dari People HC Analytics
Demikian mungkin yang bisa saya sharing semoga bermanfaat bagi rekans semua, terima kasih kepada Bu Indria sebagai moderator, saya serahkan kembali ke Bu Indria

Baca juga:  Talent Management: A “Strictly Business” Approach

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Woow..saya sangat terkesan dengan dashboard HR Data Analytics.
Kita break dulu sambil menunggu pertanyaan yang masuk dari anggota Rumah MSDM
Kita bisa mulai dengan pertanyaan pertama pak Dwi?

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Baik Bu indria sambil luruskan jemari hehe
silahkan

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
hehe..lumayan yaa pak..
Pertanyaan dari pak denny Jd (PT HCG)
Selamat malam Pak Dwi,
Saya tertarik belajar lebih banyak tentang Data Analytic, mohon arahan untuk pertanyaan saya ini:

  1. Butuh waktu berapa lama untuk merealisasikan konsep HC Data Analytic? Dan apa challenge terbesar?
  2. Bagaimana memastikan kualitas data yang dimiliki bagus?
    Terima kasih.

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Pertanyaan dari Pak Denny JD (PT HCG), Jawaban Pertanyaan 1 : Kami memulai membuat HC Data Analytics ini sejak Januari 2016, artinya hampir setahun ya, namun memang Telkom diuntungkan karena kami memiliki Back End Services (Enterprise Resource Planning) yang sudah ready, kami memiliki ERP modul HR dan Finance yang terintegrated, jadi secara data ware house kami sudah ready, jika Company belum memiliki ERP maka hal pertama yang harus disiapkan adalah membangun dataware house yang terintegrasi dan ini butuh waktu sekitar 1-2 tahun utk implementasi ERP, namun saat ini aplikasi terkait dengan HC Analytics sudah berbasis cloud sehingga bisa siap pakai, kendalanya adalah datanya tersedia ata tidak
Challenge terbesar dalam implementasi HC Data Ananalytics adalah People Process Technology and Culture
People harus dipersiapkan untuk melakukan analysa sementara di telkom banyaknya engineer, yang diperlukan orang2 statistik, social, psychology dan lainnya yang dapat melakukan analisa sesuai kebutuhan, process juga sangat penting terkait flow of information yang harus dikelola, data harus bisa di integrasikan dan di pooling dalam suatu data base/datawarehouse , Technology sebagai enabler juga menjadi key success factor dalam HC Data Analytics, terakhir culture, bicara HC data Analytics ini bukan hanya teknologi saja tetapi mindset untuk setiap unit mampu melakukan data analytics ini yang dikembangkan di telkom
Pertanyaan 2. Bagaimana datanya bagus ya datanya tentunya harus data yang sudah tervalidasi /terscreening, caranya dengan banyak membuat use case sebagai latihannya, semakin banyak create use case maka semakin banyak library nya
Semoga bisa menjawab ya Pak Denny, tks

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Kita lanjut ke pertanyaan berikutnya
Pertanyaan dari Galuh K. (Agung Toyota)
Mempelajari materi Kulgram yang disharing malam ini mengenai HC data analytics, hal ini sejalan dengan tuntutan HC Dept untuk berperan sebagai Bisnis Partner, dimana HC Dept dituntut untuk juga melakukan forcast/ predict jalannya bisnis sehingga HC dept dapat antisipasi dengan mempersiapkan talent yang sesuai dengan kebutuhan dinamika bisnis. Namun merupakan hal yang challenging merubah mindset untuk berorientasi pada bisnis dan berbasis data.
Bagaimana cara Telkom menciptakan Team HC untuk lebih berorientasi dengan bisnis dan berbasis data selain hanya berorientasi pada people?
Selain itu, semakin banyak data yang dianalisis akan memperlambat kecepatan pengambilan keputusan karena semakin banyak aspek yang akan dianalisis. Bagaimana cara Telkom dapat menyeimbangkan antara kecepatan pegambilan keputusan dengan kecukupan data analisis untuk pengambilan keputusan
Demikian pertanyaan yang saya sampaikan, terima kasih.

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Jawaban Pertanyaan Galuh K (Agung Toyota), meuruju dari buku Dave Ulrich ” Out side In” maka benar tantangan kedepan adalah bagaimana HC berorientasi kepada bisnis, di telkom ada unit namanya HC Business Partner ini adalah unit eksekusi di HC, merekalah yang membawa informasi bisnis ke ranah HC, mereka dekat dengan pelaku bisnis, di Telkom ada 5 OSM HC Business Partner (HCBP) dimana setiap HCBP itu link kepada unit CFU/FU , oh ya di telkom organisasi berbasis Customer Facing Unit (CFU) dan Functional Unit (FU)
CFU terdiri dari Mobile, Digital Services, Consumer, Enterprise, Wholesale and International Business, nah HCBP itu dekat sekali dengan para CFU sehingga permasalahan operasional langsung dapat ditangkap oleh HCBP, dan dimasukam dalam rapat di HC Council
kami juga memiliki HC Council utk memutuskan hal2 strategik agar cepat prosesnya, terkait dengan aspek analisis ketika itu dilakukan dengan HC Data Analytics maka hitungannya second , sangat cepat, namun datanya memang harus di define diawal via use case
telkom punya basis data HC untuk Telkom Only 15.000 data profile HC, Total TelkomGroup 25.000 data profile lengkap karena ERP kami sudah ready jadi tdk ada masalah ketika data sdh tersedia
Demikian semoga bisa menjawab, tks
Tambahan team HC Data Analytcis itu punya selevel Koordinator HCDA berbasis lab project disupport oleh rekans Big Data Analytics Telkom dari Divisi Digital Service dan dari Divisi IT
ngopi dulu ya

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Sambil persiapan untuk menjawab pertanyaan ketiga. Lavinia (Baramutiara Prima)
Dengan adanya HR Data Analytics, apakah ada perubahan profile atau kompetensi dari orang2 HR? Kalo ada, apa perubahan kompetensi yang dibutuhkan?
Terima kasih.

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Baik saya coba jawab pertanyaan 3 dari Lavinia , untuk HR Data Analytic people memang ada perubahan profile people yang harus diupgrade sebagaimana saya sudah sampaikan diatas, hal ini diawal team kami juga ada kendala karena mereka belum mengetahui tentang data analytc, caranya telkom merekrut anak2 baru lulusan statistik , teknik industri dan di combine dengan karyawan eksisting ,saya termasuk orang yang baru menangani HC Data Analytics , kemudian people tsb kita trainingkan, seminar,kemudian langsung diterjunkan bersama dengan rekans Big Data Analaytics yang sudah banyak melakukan use case namun untuk kepentingan bisnis, sekarang use casenya adalah tentang HC Analytics, hingga saat ini kami baru menghasilkan 14 use case HC Analytics, tahun depan kita akan buat 24 HC Data Analytics, jadi kita masih dalam tahap develeping people di HC Data Analytics
Jika dilihat dari maturity level saat ini HC Data Analytics Telkom baru di level 3 strategic analytic belum ke arah predictive analytic
Demikian semoga bisa menjawab

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Melanjutkan sedikiiit dari jawaban pak Dwi. Untuk naik ke level predictive analytic, saat ini gap atau challenge apa yang dihadapi di Telkom?

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
sekali lagi terkait dengan People yang melakukan analysa, saat ini kami lakukan kolaborasi dengan Telkom university, para dosen tel U kita libatkan untuk bantu dari scientific thinkingnya agar analysanya lebih tajam lagi dan menuju predictive analytic.

Baca juga:  Coaching for High Performance

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Jadi challenge yang ada terkait dengan ‘people’ dan Telkom sudah melakukan kolaborasi dengan pihak yang bisa membantu mensiasati challenge yang ada. Terima kasih atas penjelasannya pak Dwi
Boleh kita lanjut ke pertanyaan berikutnya?
Pertanyaan terakhir dari bapak Denny Turner (Mercer)
Pak Dwi yang baik. Mohon sharing. Apa saran Bapak untuk organisasi yang mau implement HC Analytics :

  1. Apa yang absolutely should be done
  2. Apa yang absolutely should not be done
    Terima kasih banyak. Salam hormat.
    Silahkan pak Dwi

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Baik Pertanyaan dari Pak Denny Turner apa yang harus ada jika kita ingin implementasikan HC Data Analytics, ini pertanyaannya sebenarnya peluang bisnis buat Telkom nih Pak Denyy hehe
Yang harus ada jika kita ingin menerapkan HC Data Analytic adalah, harus sejalan dengan Corporate Strategi Perusahaan, sebagaimana Tellkom saat ini Big Data Analytics sudah menjadi keharusan perusahaan sekaliber Telkom untuk memilikinya, yang perlu dipersiapkan adalah People yang akan menjalankan HCDA, organisasi sebagai wadah untuk creating use case , Technology sebagai enabler tanpa IT sulit kita melakukan HCDA.

dalam menerapkan HCDA ini juga harus melihat sizenya perusahaan, artinya jika perusahaan besar, kompleks dalam pengelolaan HC nya maka untuk membantu speed decision diperlukan HCDA ini, jika sizenya kecil mungkin masih dapat dilakukan dengan sistem sederhana

Yang seharusnya tidak dilakukan untuk penerapan HCDA adalah sebaiknya serahkan ke ahlinya saja jika dirasa tidak bisa melakukan sendiri, try to change CAPEX to OPEX , bisa dilakukan manage service serahkan ke Telkom saja Pak Denny, hehe jadi promosi ya.
Mungkin itu semoga dapat menjawab, tks

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Pertanyaan dari pak Denny adalah pertanyaan terakhir yang kita terima hari ini.
Sebelum saya tutup kulgram, saya persilahkan pak Dwi untuk memberikan kesimpulan akhir dari Kulgram malam ini. Monggo pak Dwi

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Terima kasih Bu Indria, kesimpulan dari sharing HC Data Analytic adalah dengan data di analisa jadi informasi, kemudian informasi jadi knowledge dan knowledge jadi wisdom, maka pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan tepat dan cepat, terima kasih semoga Kulgram ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita dibidang HC dan bisa ajang untuk berbagi antar sesama, saya ucapkan terima kasih kepada Bu Indria sebagai moderator yang telah melaksanakan kulgram ini, dan juga kepada rekans semua mohon maaf apabila ada pertanyaan yang beloum dijawab secara baik dan benar, karena kita semua dalam proses belajar
saya tutup dengan moto saya ” Sharing Knowledge is Part of my Life” terima kasih

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Terima kasih banyak Pak Dwi atas kesediaan berbagi ilmu dengan teman2 disini. Moto pak Dwi juga sejalan dengan Rumah MSDM yaitu berbagi ilmu
Semoga Kulgram ini memberi manfaat buat kita semua. Dengan ini Kulgram saya tutup..sekali lagi terima kasih untuk Pak Dwi denga topik yang sangat menarik
Selamat malam :blush:pray:

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Beberapa aplikasi HC seperti Diarium kami sudah ada yang mau pakai dan sedang dijajaki oleh AM kami utk dikomersialisasi, kalau yg Data Analytic belum karena kami baru mulai inplementasi tahun 2016 ini, next jika sdh running well dan proven di Telkom baru kita komersialisasikan


Ini aplikasi Diarium Telkom
Kita bisa check in alias absen dimana saja kapan saja, bisa memasukan aktivitas kegiatan hari ini dan aktivitas ini bisa diihat atasan kita , bawahan kita dan peers kita
Kita bisa check in dengan status kita apakah semangat, bahagia, sedih , atau stress
Via emoticon
Di diarium juga ada collaboration seperti FaceBook tapi hanya utk komunitas pegawai TelkomGroup saja

Forwarded message: Indria Ratna Hapsari
Selamat pagi bapak ibu..melanjutkan topik kulgram semalam, sebenarnya kita menerima 1 pertanyaan pas pada saat kulgram akan ditutup.
Saya sudah forward ke pak Dwi dah sudah dijawab oleh beliau. Terima kasih pak @dwihb :pray:
Achmad S. Ruky (Pribadi)
Bagaimana mengukur Return dari Investasi yang dilakukan untuk pembuatan HC Data Analytic. Atau;
Bila ada yang tanya, apa dampak positif yang langsung dari investasi utk HC Data Abakytics terhadap kinerja perusahaan? Bagamana jawabnya?
Terima kasih.

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Return nya belum dapat kami ukur karena baru selesai, use case nya juga belum banyak
dampak positip dari HC Data Analytic adalah jika kita mau diskusi harus menggunakan data , jika kita mau ambil keputusan kita harus dari analisa data
Dari data analytic ini kita bisa antisipasi program program di HC karena hasil analisanya dapat dimanfaatkan untuk masukan program sesuai use case
semoga bisa menjawab

Forwarded message: Achmad S. Ruky
Cukup. Terima kasih :pray:
(Maaf ada typo. Maklum. Matanya sudah uzur :grin:)

Forwarded message: Jossie Suryadinata
Mantap sekali Kulgram HC Data Analytic, ada pertanyaan sedikit Pak Dwi Heriyanto
Terkait hal tersebut sejauh mana kemampuan Head Division / Head Department dalam membaca dan melakukan hasil dari proses data tersebut…
Bagaimana eksekusi dari hasil data tersebut karena terkait Big Change Management, aligment initiative apa dari corporate culture yang ingin di bentuk?
Persiapan apa sajakah yang harus HC Dept fasilitasi dalam membantu setiap Dept terkait agar proses bisa berjalan mudah dan dalam time frame…
Sejauh mana tanggung jawab HC dalam membantu proses eksekusi dari hasil data yang disampaikan, apakah hanya terbentuk dalam KPI saja atau ada control lain untuk bisa menjadi tangible?
Matur suwun sanget Pak Dwi:innocent:

Forwarded message: Dwi Heriyanto B
Biasanya hasilnya berupa report use case yaitu rekomendasi usulan atas unit yg dijadikan use case, eksekusinya tergantung unit tsb, tetapi kita sdh sarankan dari hasil analisa tsb utk dilakukan, culturenya bahwa terkait dengan HCDA ini bukan hanya urusannya HR saja tapi seluruh unit di Telkom

Saya sharing capture diarium yg saya lakukan pagi ini ya utk mulai aktivitas kerja

Saya baru lakukan presensi, mulai dengan emoticon semangat, ngisi aktivitas kerja, dapat dilihat atasa, bawahan dan peers, mulai kerja